Saya dan istri mulai rutin mengikuti pola makan sehat ala food combining sejak 3 minggu terakhir. Kami memulai pola makan seperti ini setelah masing-masing merasa mengalami gangguan kesehatan yang cukup mengganggu, sejak saat itu kami bertekad untuk menjaga pola makan keluarga secara ketat dengan harapan kondisi tubuh akan berubah menjadi lebih sehat.Kebetulan ibu saya salah satu senior penggiat food combining. Sebenarnya sejak lama beliau selalu menyarankan saya dan keluarga untuk mulai pola makanan sehat tidak mencampur karbohidrat dengan protein, tapi namanya belum sakit ya susah untuk memulai.

Saat di Indonesia Ibu saya sering membuatkan sarapan buah yang didapatkan resepnya dari pak Wied Harry. Pak Wied sendiri merupakan punggawa food combining yang sudah sangat lama, beliau seorang ahli nutrisi yang sering melakukan uji coba resep untuk menemukan kombinasi resep cocok dengan lidah masyarakat Indonesia namun tetap sehat. Banyak dari kita malas untuk mulai makanan sehat karena makanannya dirasa tidak enak, jadi makannya serasa dipaksa. Namun apabila makanan tersebut enak maka kita akan menikmati dan secara tidak langsung tubuh akan ikut terkena efek sehat. Ini kuncinya dimana banyak orang tidak menyadari.

Saat mencoba resep-resep ataupun bahan-bahan alami yang dibeli dari komunitas food combining di Bogor dan dibuatkan sebagai sarapan pagi oleh Ibu saya ketika liburan di Indonesia, terus terang rasanya enak sekali. Apabila kita terbiasa menggunakan dressing ala eropa atau amerika dengan menggunakan mayonaise maka sebenarnya bisa dibuat mayonaise sehat alami dan rasanya cocok dengan lidah kita. Konsep yang sama saya dan istri coba lakukan saat kami coba terapi dengan food combining ini. Bahkan kami memulai langsung dengan model terapi yang cukup ekstrim, jadi langsung uji coba dengan detox raw food.

Secara garis besar Ibu saya menyampaikan tata cara detox raw food. Beliau bilang ada yang 5 hari, 7 hari, 10 hari, 2 minggu, bahkan satu bulan. Ada jenis detox raw food diet yang sangat ekstrim tapi itu harus didampingi oleh ahli nutrisi, kurang cocok buat saya dan keluarga yang baru akan mencoba, apalagi load kerja saya cukup berat dan butuh mikir terus menerus sehingga apabila nutrisinya salah bisa lemas. Saya disarankan yang penting ambil garis besarnya saja,

  • Ketika makan tidak boleh mencampur karbohidrat dan protein. Jadi apabila makan nasi harus berbarengan dengan sayur tanpa protein seperti ikan atau daging. Apabila makan protein, harus berbarengan dengan sayur tanpa pakai nasi.
  • Pagi hari ketika bangun tidur minum jeruk nipis hangat.
  • Pagi menjelang siang pukul 11.30 sarapannya harus buah. Jenis buah apa saja yang kita sukai dan yang penting bisa membuat kita kenyang.
  • Jam 12 siang (itu sebabnya maksimal 11.30 makan buah, karena harus ada jarak 30 menit sebelum makan siang) baru makan dengan pola pada poin pertama. Karena judul terapinya raw food, diusahakan sayurannya mentah. Nanti akan saya tunjukan dibawah raw food tidak seseram bayangannya, bisa tetap enak sekali kok.
  • Sekitar 3 jam setelah makan siang biasanya mulai lapar, jadi mulai jam 3 sore boleh ngemil. Pilihannya bisa buah lagi ataupun model kacang-kacangan.
  • Mulai jam 6 sore bisa makan malam. Apabila makan siangnya tidak dengan protein maka malamnya bisa campuran protein dan sayur. Tapi disarankan siangnya protein+sayur karena protein lebih lama dicerna oleh tubuh, jadi malam lebih baik karbohidrat+sayuran karena karbohidrat dicerna tubuh sekitar 3 jam. Ini bertujuan agar saat tidur perut kita sudah selesai memproses makanan.
  • Sebelum tidur sekitar jam 9 malam minum jus sayur. Sayur disini pilihannya bisa antara wortel, timun, ataupun tomat. Tergantung selera. Kalau saya sih paling suka jus wortel, segar sekali. Tapi kadang diselingi juga dengan yang lain agar tidak bosan.

Kadar sayuran mentah untuk pola diatas diusahakan sekitar 80%. Jadi apabila pilihannya sayuran + karbohidrat maka dalam satu piring 80% isinya sayuran dan sisa 20%-nya baru nasi.

Seketat apa proses diatas? Diusahakan setidaknya dalam sehari ada sayuran mentahnya. Apabila belum sanggup, usahakan malamnya pastikan minum jus sayur. Karena jus sayur ibaratnya seperti membersihkan saluran pencernaan yang bisa digunakan untuk ‘membilas’.

Apakah kita tidak boleh menikmati sajian daging lagi? Boleh, tapi usahakan untuk dikontrol. Istilahnya cheating. Kalau saya pola diatas dilakukan selama hari kerja dari hari minggu – kamis (hari kerja di Qatar). Saat weekend, jalan-jalan di Mall bolehlah cheating, kadang makan ayam KFC juga. Tapi malamnya kita pastikan minum jus buah. Uniknya, apabila kita sudah terbiasa pola makan sehat ketika makanan mulai berubah kurang sehat tubuh kita akan bereaksi. Malah dulu yang awalnya suka sekali makan daging ala arab sekarang begitu mencoba sudah tidak senikmat dulu. Dan kalau makan junk food mulai terasa tidak enak di tenggorokan. Jadi mau tidak mau kita akan kembali raw food karena dirasa lebih nikmat.

Hasilnya? Alhamdulillah bisa dibilang berhasil. Berat badan saya pun mulai kembali normal dan jauh lebih nyaman menjalani keseharian. Saya akan tulis keluhan apa yang mulai sembuh pada tulisan selanjutnya. Untuk kali ini saya akan tulis sumber teori yang melatarbelakangi kenapa saya akhirnya ikuti pola makan sehat alami ini.

Sumber Teori

Makanan merupakan kunci kesehatan tubuh manusia. Apabila makanan yang masuk kedalam tubuh mampu memberikan nutrisi maksimal maka tubuh akan memiliki kemampuan menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan sendirinya (self healing). Hal ini disampaikan oleh Dr. Hiromi Shinya dalam bukunya, The Miracle of Enzyme. Beliau seorang guru besar kedokteran Albert Einstein College of Medicine Amerika Serikat yang telah melakukan riset selama bertahun-tahun terhadap ribuan pasien di Amerika dan Jepang. Dr Hiromi menemukan fakta bahwa pola makan dan makanan sehat akan membentuk pencernaan yang bersih dimana serapan makanan akan diubah menjadi enzim-enzim penting bagi tubuh termasuk sebagai amunisi penangkal berbagai macam penyakit. Dr Hiromi menerapkan pola makan sehat sebagai metode alamiah untuk menyembuhkan pasien-pasiennya termasuk penderita kanker dan hasilnya sangat memuaskan.

img_4904

Masih dalam buku yang sama, Dr Hiromi menyampaikan bahwa manusia bukan hanya wajib mengkonsumsi makanan sehat dengan pola makan yang benar namun juga harus makan makanan yang enak. Dengan makan enak, hatinya senang. Apabila hatinya sudah senang dan pikirannya gembira, terjadilah mekanisme dalam tubuh yang bisa membuat enzim-induk-bertambah.

Intinya, seseorang yang sakit bisa disembuhkan dengan terapi makanan sehat asalkan terapi tersebut benar. Usahakan juga sumber makanan nya harus terjaga kemurniannya, dalam arti beli sayuran yang tidak menggunakan pestisida misalnya.

Makanan Harus Enak

Apabila tidak enak maka kita tidak akan betah lama-lama menjalani terapi tersebut. Jadi harus dicari makanan sayur seperti apa yang kita sukai. Saya dan keluarga tidak selalu makan sayuran mentah kok, kadang ada diselingi juga dengan sayuran yang dimasak.

Nah, urusan membuat makanan enak Istri saya jagonya. Chef luar biasa yang secara tidak sadar sering melakukan riset di dapur dan bisa meng-cloning makanan enak asalkan sempat dicoba. Dia sebenarnya tidak suka masak, tapi apabila ada resep yang ingin diuji coba akan dia usahakan sampai berhasil, setidaknya sampai saya dan anak-anak mengatakan ‘enak bun!’ walaupun awalnya dengan gagal dulu. Misalnya ketika saya dan istri mencoba ikan bakar ala India (Fry Fish Tawaa) yang enak sekali dari salah satu restoran di Doha. Istri saya coba cari resepnya di internet dan menambah-nambah sendiri kekurangannya berdasarkan ‘uji-lidah’ dari taste aslinya, hasilnya? luar biasa mirip!

Dengan metode yang sama dan memanfaatkan skill jago masaknya, Istri mengusahakan buat menu sayuran mentah yang cocok untuk dikonsumsi oleh kami sekeluarga termasuk anak-anak. Intinya adalah seperti yang dikatakan Dr. Hiromi ataupun yang dilakukan Pak Wied Harry, menemukan resep-resep makanan sehat tapi tetap enak.

Berikut ini beberapa menu yang sempat saya foto.

img_5456
Nasi goreng + Urap kelapa + Sayuran mentah
img_5485
Sayuran Mentah + Sayuran Tumis + Tahu + Udang Goreng Tepung
img_5486
Nasi Goreng + Sayur Mentah + Urap + Tahu Goreng
img_5537
Sayur Mentah Dressing Pecal + Tahu Goreng + Nasi Merah
img_5566
Fry Fish Tawaa + Sayur Mentah Dressing Pecel
img_5576
Nasi Merah + Kering Kentang + Sayur Mentah Dressing Pecel
img_5587
Sayuran Mentah Dengan Dressing Pecel

Saat ini variasinya belum banyak tapi Inshaa Allah seiring dengan berjalannya waktu akan semakin bertambah. Kami berencana juga untuk uji coba resep ala luar Indonesia yang cocok dengan lidah orang Indonesia. Dan juga resep yang disukai oleh anak-anak agar mereka suka makan sayuran. Setidaknya untuk sayuran dengan bumbu pecal seperti diatas sangat disukai oleh anak-anak kami.

Sekali lagi, kuncinya adalah taste / rasa. Apabila rasanya sudah kena dilidah maka makanan sehat alami sayuran yang bagi banyak orang menyeramkan mulai berubah. Tidak perlu kita mengikuti jenis sayuran ala bule seperti cesar salad apabila tidak cocok dilidah, toh resep sayur Indonesia seperti pecal apabila rasanya sangat enak sudah cukup. Apabila makan sayuran sudah bisa membuat kita kenyang dan happy, tidak harus makan daging bukan?

Advertisements

3 thoughts on “Makanan Sehat Wajib Enak!

  1. Itu wortelnya ngiris pk pisau apa ya bs cakep gtu?
    Kl buat gerd, dressing pecel blm bs dipake ya?pedes manis kan?kl mknan digoreng kan mngandung lemak trans apa msh bgus sbg bhn food combining?..tq

    1. kurang tau pakai pisau apa mbak, istri saya yang kerjain hehe…

      saya alhamdulillah gak masalah pake dressing pecel, iya bener pedes manis (pedes nya sih gak terlalu pedes). setau saya food combining itu sendiri ada tingkatan nya, jadi tidak perlu langsung yang ‘ekstrem’. dalam hal menyembuhkan gerd, saya pakai dressing pecel karena terasa enak, yang penting intinya adalah makan sayur nya tidak merasa terpaksa dan tetap happy saat makannya.

      tapi mungkin setiap orang case nya berbeda, kalau makan pake dressing pecel dirasa bermasalah, mungkin bisa dicoba ragam dressing lain, yang penting tetap merasa enak dan cocok untuk perut nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s