Mafia DVD Bajakan Indonesia

Sebelum liburan saya dan istri berniat untuk cari beragam film Indonesia ketika berada di Indonesia nanti, pasalnya beberapa kali kami melihat cupikan film di Indonesia yang sepertinya menarik tapi tidak berhasil ‘ditemukan’. Berhasil ditemukan ini maksudnya dari download-an internet. Saya memang sudah cukup lama tidak donlot film Indonesia, ketika mengunjungi salah satu website yang biasa menyediakan film-film Indonesia, hanya film-film ‘gak mutu’ model hantu-hantu an, film-film yang biasa masuk iklan di tv tidak ada. Saya sempat bertanya-tanya sendiri, biasanya selalu ada kenapa sekarang udah susah ditemukan film-film Indonesia?

Saat liburan ini mulai kita hunting ke tukang-tukang DVD. Jujur aja, saya cari yang original. Alasannya sudah tentu kualitasnya lebih bagus. Masa jauh-jauh bawa dari Indonesia ke Qatar, setelah sampai sana terpaksa nonton yang kualitas jelek. Biasanya klo donlot warez pun sama, lebih pilih nunggu Blu Ray nya daripada nonton dengan kualitas tidak memuaskan. Singkat kata, semua tukang DVD bilang film-film Indonesia sudah tidak tersedia lagi. Mereka semua kompak jawab film-film bajakan Indonesia udah ditarik dari pasaran, klo mau DVD film barat aja. Saya kemudian bilang bahwa ingin beli yang original kok, ternyata yang original juga tidak tersedia, sudah ditarik juga sekarang ini.

Saya sempat bingung, kok bisa semua tukang DVD mengalami nasib serupa. VCD atau DVD bajakan kan sudah menjamur, masa’ iya bisa hilang dari peredaran begitu saja. Tidak puas cari-cari di kawasan cibubur, saya coba di toko salah satu mall di BSD. Dapet cuma satu judul dan pastinya original. Si penjual bilang bulan lalu ada lebih banyak, tapi udah pada ditarikin. Sore ini saya coba juga di salah satu mall di Cilegon, saya pikir mungkin tidak tersedia di Jakarta tapi di kota kecil PASTI ada deh. Bajakan juga saya ambil ajalah. Tanya-tanya semua jawaban sama, tidak ada lagi VCD / DVD film Indonesia. Bahkan lagu-lagu MP3 bajakan juga habis. Cuma ada lagu-lagu dan film non-indonesia.

Akhirnya ada salah satu pedagang yang cerita cukup detail. Dia bilang awal agustus lalu seluruh DVD / VCD bajakan film dan lagu Indonesia ditarik dari pasaran, semua disita. Dia mengatakan itu adalah hasil kerja Anang yang saat ini duduk di DPR. Dia duduk dan mengatur bagian klo tidak salah hak cipta. Berdasarkan cerita pedagang tersebut, anang selaku anggota DPR meminta bantuan presiden untuk menutup kran film-film dan lagu bajakan Indonesia di glodok. Bos-bos di glodok sempat dikumpulkan dan menandatangani perjanjian tidak akan memproduksi film / lagu bajakan Indonesia lagi, jika ketahuan maka mereka dikenakan sanksi tertentu termasuk ditutup tidak boleh berdagang lagi di glodok. Dan ternyata pedagang-pedangan di daerah kulakan / sumber barang nya ya dari glodok. Jadi apabila sumbernya ditutup seperti itu ditambah razia para pedagang terhadap DVD bajakan Indo maka DVD bajakan tersebut bisa dilenyapkan. Saya kaget, kok bisa secepat itu menghilangkan bajakan dari peredaran.

Saya jadi teringat tulisan salah seorang jurnalis mengenai mafia beragam sektor di Indonesia. Ternyata yang merusak bangsa Indonesia ya orang-orang Indonesia sendiri. Dan apabila pemerintah bekerja secara profesional dan kompak serta tegas, bisa dilihat hasilnya seperti nasib DVD bajakan ini. Timpang sekali, film-film non-Indonesia banjir seperti biasa namun film Indonesia di proteksi dengan ketat.

Si pedagang juga bercerita bahwa per tanggal 25 Agustus nanti akan mulai diedarkan film-film Indonesia / MP3 berisi lagu-lagu namun hanya yang original saja. Yang menarik adalah katanya penerbitnya hanya satu, saya lupa namanya. Para pedagang tersebut sudah diberikan contoh barangnya nanti seperti apa. Saya sempat tergelitik untuk bertanya, penerbit yang hanya boleh mengeluarkan DVD tersebut itu milik siapa, pemerintahkah? tapi si pedagang tidak tau.

Kebetulan saya kembali ke Qatar akhir bulan, jadi mudah-mudahan masih sempat nih untuk membuktikan apakah kira-kira tanggal 25 nanti memang benar DVD film-film Indonesia yang original akan kembali diedarkan?

Dalam perjalanan pulang dari mall tersebut ketika di ojek saya jadi melamun sendiri, saya sama sekali tidak menyangka peredaran DVD bajakan bisa dimatikan seperti itu. Efeknya juga luar biasa, mungkin saja kelangkaan film-film Indonesia di situs-situs warez juga disebabkan oleh usaha anggota DPR satu itu bersama rekan-rekannya dengan dukungan pemerintah. Balik lagi seperti obrolan-obrolan yang biasa saya dan teman-teman lakukan ketika makan siang di Qatar, klo pemerintah kita mau sebenarnya banyak hal yang bisa dicapai. Indonesia masih bisa diperbaiki jika pemerintah mampu termasuk diantaranya membasmi para mafia yang sebenarnya adalah kumpulan orang Indonesia juga.

Perang terhadap DVD bajakan Indonesia mungkin saja tidak akan berakhir disini. Saya tidak tau dengan daerah lain, mungkin mereka tidak kulakan di glodok (mis. sekitar jawa timur, bisa jadi sumbernya dari surabaya), apakah daerah lain juga mengalami kelangkaan yang sama? Yang pasti istilah mati satu tumbuh seribu masih mungkin terjadi, saya membayangkan akan ada strategi lain untuk mengedarkan DVD bajakan di masa yang akan datang. Tapi setidaknya saat ini terbukti bahwa pemegang kendali adalah pemerintah, apabila pemerintah mampu maka Indonesia yang sedang sakit ini bisa diperbaiki sedikit demi sedikit.

Sukses selalu dengan perjuangan nya ya mas Anang 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Mafia DVD Bajakan Indonesia

  1. Oooo baru tau saya kalo itu karena gagasan’a anang.
    Udah ngeh si tiap beli kaset bajakan,kok film indonesia’a gda terus…
    Baguslah

  2. DVD bajakan murah tapi kualitasnya ngak bertahan lama, pengalaman disimpan ngak sampai setahun udah rusak, pengalaman beli di GLOBAL DISC PTC lantai UG E9-41 PTC Supermall – Surabaya Barat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s