Cara Alami Mengeluarkan Batu Empedu

Sekitar akhir 2013 saya merasakan sakit yang aneh diwilayah perut bagian atas, saya berpikir itu sakit mag. Baca-baca di internet katanya ada sakit mag kronis alias yang tidak sembuh setelah bertahun-tahun, well…saya memang punya sakit mag dan bisa dikatakan kronis tapi sakit yang dirasakan agak berbeda dibandingkan sakit mag biasa. Rasanya perut kembung terus, dan ketika habis makan terasa sakit sekali bukan hanya dibagian perut atas tapi hingga ke bagian punggung dibelakang. Kalau sakit mag karena sudah mengalami sejak SMP dulu saya cukup hafal dan mengenali yang pasti tidak seperti ini sakitnya. Dibawa ke dokter sempat juga dicek dengan USG kemungkinan adanya batu empedu, namun setelah di USG saat itu somehow hasilnya ‘normal’. Dokter bilang harus dilakukan endoscopy untuk melihat kondisi perut terutama karena saya mengaku sudah lama menderita sakit mag kambuhan alias klo telat makan atau salah makan mag-nya kambuh. Saya pikir nanti-nati sajalah kalau endoscopy (padahal takut hehehe), mau coba dijaga saja pola makannya. Selang beberapa bulan masih belum sembuh juga, setiap hari rasanya perut terasa kembung dan rasanya makanan tidak tuntas dicerna. Mulai timbul keyakinan ini bukan masalah sakit mag, karena ‘pengeluaran’ harian pun lancar, klo sakit mag ya ‘pengeluaran’ kan seperti (sori) mencret2 terus. Ayah saya pernah mengalami hal yang sama dan beliau mengatakan ada masalah batu empedu. Dari hasil USG beliau terlihat ada batu empedu berukuran cukup besar, dan setelah menjalankan terapi dengan apel ini kembali di USG dan ternyata batu tsb sudah pecah, tersisa jadi 3 batu berukuran kecil. Beliau menceritakan bagaimana caranya mengeluarkan batu tersebut secara alami. Awalnya saya coba cari referensi tambahan di internet tapi susah ketemunya, begitu menggunakan kata kunci ‘garam inggris batu empedu’ sampailah pada tulisan ini. Isinya sama persis dengan metode yang dijabarkan ayah saya, berikut rujukan pada link asli dari seorang dokter dalam versi bahasa inggris. Saya sendiri suka lupa jika ditanya oleh teman, untuk itu akan saya post isi summarynya:

Cara Alami Membersihkan Batu Empedu dengan Apel MENGHILANGKAN BATU EMPEDU SECARA ALAMIAH dengan APEL (English Version: Dr Lai Chiu Nan Gallstones natural ) remedy oleh Dr Lai Chiu-Nan Ini telah berhasil bagi banyak orang. Apabila kejadian anda demikian juga, ayolah beritahu pada orang lain. Dr. Chiu-Nan sendiri tak memungut biaya untuk informasinya ini, karena itu sebaiknya kita buat ini gratis juga. Ganjarannya adalah bila ada orang yang karena informasi yang anda berikan menjadi sehat. Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita hampir pasti mengindapnya. Apalagi karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. “Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama” kata Dr.Chiu-Nan. “Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya. Dalam penelitian di Tiongkok saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya. Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu. Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlah saja.. Gejala adanya batu empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut (‘nek, busung) sehabis makan. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam kondisi parah ada tambahan rasa nyeri pada ginjal.” Bila anda menduga ada batu pada empedu anda, cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr. Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah. Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati, karena hati dan kandung empedu saling berkaitan. Tata-cara pengobatannya adalah sebagai berikut : 1. Selama lima hari berturut-turut minumlah empat (4) gelas sari buah apel segar setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel segar, tergantung selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa. 2. Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 petang, aduklah satu sendok teh “Epsom salt” (magnesium sulfat, garam Inggris) dengan segelas air hangat. Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium sulfat berkhasiat membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir teh minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya melumasi batu2 untuk melancarkan keluarnya batu empedu. Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda. “Batu-batu ini biasanya mengambang,” menurut Dr. Chiu-Nan. “Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu. Banyak sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak semuanya keluar.

Berikut ini link summary tulisan dalam bahasa inggris, yang diambil dari sini:

REMOVING GALLSTONES NATURALLY by Dr Lai Chiu-Nan – Gallstones may not be everyone’s concern but may lead to cancer. We all have them (big or small, many or few). “Cancer is never the 1st illness. There are a lot of other problems leading to cancer. I came across some materials stating that people with cancer usually had stones,” said Dr Lee of China. One symptom of gallstones is a feeling of bloatedness after a heavy meal as if you can’t digest the food. If it gets more serious, you feel pain in the liver area.” Dr Lee offers the apple juice treatment which is good for those with a weak liver. Liver and gallbladder are closely linked. 1) Drink 1 glass (250ml) 100% apple juice 4 times a day for 5 days. 1 glass at breakfast, 1 glass at lunch, 1 glass at dinner & 1 glass before going to bed. It softens the gallstones. Eat normally. 2) On the 6th day, skip dinner. At 6pm, take a teaspoon of Epsom salt (magnesium sulphate) with a glass of warm water. At 8 PM, repeat the same for purging purpose. It helps to flush out all solid stuff. It also opens the gallbladder ducts. At 10 PM, drink half a glass of olive oil mixed with half a glass of lemon juice. The oil lubricates the stones to ease their passage. Lemon juice helps to extract the stones out from gallbladder ducts. Soon you will purge again. This time you can find greenish stuff floating in your toilet bowl, if you have gallstones. “You may want to count them. I have had people who passed out 40, 50 or up to 100 stones.” as told by Dr Lee. “Even if you don’t have any symptoms of gallstones, you still might have some. It’s always good to give your gall bladder a clean-up every now and then.”

Saya mulai mempraktekan dengan makan apel hijau dihari sabtu, hitungannya kan 6 hari sehingga hari ke-6 adalah hari kamis dimana waktu Qatar adalah menjelang weekend (jumat-sabtu), jadi kalaupun harus ke toilet berkali-kali tidak masalah. Makan apel setiap hari sebanyak 5 buah dengan cara dicicil, 3 biji di kupas dan dipotong-potong oleh istri saya serta dimasukan kedalam Tupperware untuk dibawa ke kantor. Sisa 2 biji di potong-potong juga dan dihabiskan setelah pulang kantor sampai malam hari. Sempat deg-degan tapi alhamdulillah keluar juga tuh pagi hari ke-7 setelah shalat subuh. Saya lihat ukuran batunya cukup besar dan jika dihitung jumlahnya lebih dari 5 (berikut yang kecil-kecil). Warnanya hijau dan mengapung berbentuk bulat. Saya akui memang dari pola makanan terlebih sejak tinggal di Qatar tidak baik, banyak sekali makan lemak jadi memang wajar jika terkena masalah batu empedu. IMG_1073 Seperti yang diutarakan dalam tulisan diatas bahwa ini adalah cara alami, jadi bagus juga bagi mereka yang belum mengalami keluhan untuk membersihkan masalah batu empedu. Tapi biasanya jika sudah mengalami keluhan baru deh ‘terpaksa’ menjalani hehehe… Dalam tulisan tersebut dicantumkan jika memiliki masalah batu ginjal ada baiknya dikonsultasikan dengan dokter karena penggunaan garam inggris akan membawa masalah bagi yang bersangkutan. Yang pasti bagi saya penderita sakit mag metode ini tidak menyebabkan masalah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi yang membutuhkan. Saya sendiri cukup kapok dengan pola makan yang sembarangan dan menguatkan tekad untuk mulai teratur menjaga pola makan.

UPDATE: Ternyata setelah subuh itu bukan satu-satunya ‘pengeluaran’, beberapa jam setelah itu saya kembali ke toilet dan kembali mengeluarkan batu namun kali ini dalam jumlah yang sangat banyak, jauh lebih banyak daripada sebelumnya. Bentuknya tetap sama, bahkan ada beberapa yang berukuran lebih besar daripada gambar diatas, mengapung dan berwarna hijau sehingga bisa dibedakan dengan isi perut yang lain dimana bagian tersebut tenggelam. Cara melihatnya cukup mudah (awalnya saya tidak bisa melihat batu mengambang), jika di toilet ada semprotan shower untuk WC, siram saja kedalam WC tsb selama beberapa saat sehingga bagian dari isi perut yg lain hanyut, dan batu empedu warna hijau tersebut akan mengambang. Alhamdulillah setelah melakukan terapi tersebut, perut saya kembali normal dan rasa kembung / penuh yang berbulan-bulan serta rasa sakit hingga punggung bagian belakang sampai kadang terasa mau pingsang menghilang, nafsu makanpun kembali normal.

UPDATE 2: Setelah share di media sosial Facebook sepertinya cerita pengalaman yang saya tulis ini mendapatkan efek Viral, banyak yang berkunjung untuk melihat isi artikel ini. Namun perlu saya tegaskan bahwa yang saya ceritakan ini berdasarkan pengalaman pribadi (dan juga berdasarkan pengalaman ayah saya sendiri sehingga lebih yakin) dan alhamdulillah berhasil dengan baik, simptom2 rasa sakit yang dialami hilang. Saya coba jalankan juga karena bahan-bahan yang dibutuhkan toh makanan alami (apel, sari jeruk, minyak zaitun), sempat was2 masalah ‘garam inggris’ namun setelah cari referensi tambahan ternyata disebutkan ‘aman’ untuk dikonsumsi dengan jumlah tertentu karena termasuk obat pencahar sehingga lebih yakin untuk mencoba metode ini, saya sendiri tidak tau detail tentang masalah batu empedu karena bukan dokter :). Setelah baca artikel ini, mohon dibaca juga beberapa komentar dibawah karena ada yang share pengalaman mengalami masalah batu empedu sudah tahap serius (terlalu besar) dan mencoba metode alami ini namun pada akhirnya tetap harus dilakukan tindakan medis. Ada juga yang share lebih detail mengenai masalah batu empedu dan saluran-saluran didalamnya. Untuk informasi mengenai garam inggris yang saya gunakan, fotonya ada dibagian komentar, setau saya di indonesia cukup bilang garam inggris di apotek. Untuk minyak zaitun, saya disini beli di supermarket biasa (carefour), setau saya yang bagus jenisnya ada tulisan “extra virgin oil” (perasan pertama), berikut penampakannya sebagai referensi: https://msahputra.wordpress.com/?attachment_id=2118.

Terima Kasih sudah berkunjung dan membaca.

** Baca juga: Setiap Keluarga Butuh Organic Food

Advertisements

158 thoughts on “Cara Alami Mengeluarkan Batu Empedu

    1. Insya Allah bisa, tapi kayaknya gak usah pake garam inggris, takutnya murus/berak2 terus, bisa ditambahi minum minyak jintan hitam atau habbatussaudah, sesuai pengalaman istriku efeknya nanti ke air ketuban warnanya jadi agak kehijauan namun karna rutin minum air kelapa muda dan susu kedelai warna tetap bening gak keruh, walupun begitu tetap dicurigai ada sesuatu hal yang menyebabkan bayi saya ditahan selama 3 hari untuk disuntik anti biotik.

  1. Salam kenal,
    Saya salah seorang penderita batu empedu, dan cara pengobatan diatas sdh sy lakukan dan hasilnya memang ada semacam batu keluar saat BAB, tapi itu tdk membuat hasil USG kantung empedu sy bebas batu empedu.
    Pengobatan batu empedu selama belum masih kronis mungkin bisa cara tersebut tapi jika sdh parah jalan terbaik pengobatan batu empedu adalah operasi.
    Sy sdh menjalani operasi pengangkatan kantung empedu dan sekarang saya sdh hidup normal seperti biasa tanpa rasa kesakitan, tks.

      1. Bu Lya,

        Saya belinya di apotek di Qatar sini, merk nya Prime, Magnesium Sulphate IP, Epsom Salt. Saya kurang tau klo di indo seperti apa. Berdasarkan artikel yang saya jadikan rujukan dan berdasarkan keterangan ayah saya, cukup bilang garam inggris saat beli. Berikut ini penampakannya,

        Epsom Salt (Garam Inggris)

      2. Coba cari di apotek, garam Inggris rasanya “sepat” yah, ndak asin spt garam dapur, murah meriah kok, mama mertuaku sdh pernah mencoba dan syukur kpd Tuhan , berhasil.

    1. Jum’at lalu ayah sy yg menderita penyakit batu empedu juga melakukan operasi pengangkatan kantong empedu… Maaf pak apakah ada pantangan makanan, lalu kalau terjadi guncangan pada saat naik mobil atau mengangkat beban berat apakah akan berpengaruh dan akan sakit nantinya, setelah kantong empedu diangkat? Ayah saya juga sudah melakukan terapi ini tapi batu empedunya sudah terlalu besar sehingga tidak bisa berhasil maksimal… Hanya keluar sedikit saja dari batu empedu yg ada

      1. Bu dian,

        Sejujurnya saya hanya share cerita pengalaman pribadi saja, dan alhamdulillah hasilnya seperti yang diharapkan. Saya sendiri tidak tau banyak dan dalam tentang penyakit batu empedu, ataupun memiliki informasi ttg apa yang akan terjadi apabila melakukan operasi pengangkatan.

        Di bagian comment sudah ada yang share ttg pengalaman pribadi yang menyebutkan klo batunya sudah terlampau besar memang tidak bisa dikeluarkan secara alami, jadi mau tidak mau memang harus melalui tindakan medis. Mungkin bisa berkorespondensi langsung dengan mas Irvanhafid diatas 🙂

        Trims sudah berbagi comment disini.

    2. Salam Kenal Mas Irvanhafid,

      Terima kasih infonya. Saya setuju, tentunya tergantung case setiap orang. Rekan saya disini juga menyebutkan, jika sudah parah cara alami diatas bisa dibilang tidak manjur, jadi memang harus secara medis.

    3. Maaf., saya may tanya Apa rasanya dan pengaruhnya terhadap tubuh jika hidup tanpa kantung empedu ?? Thanks atas jawaban nya ya.

  2. Tx utk infonya. Tp bs sekalian diksh tau garam inggris itu sprt apa. Jd lebih gampang cari disupermarket. Tanya sama SPG nya,mrk tdk tau garam inggris itu seperti apa. Tx

    1. Untuk mereka yg dibidang farmasi. Garam inggris termasuk obat pencahar ,jadi.dapat beli di apotik apotik, semoga dpt membantu

  3. Tolong jangan membodohi masyarakat, batu empedu adalah istilah umum. Ada dimana batu tsb, bisa ada di kantong empedu, ada di cystic duc, ada di saluran empedu baik di common bile duct atau hepatic duct. Sistem saluran empedu atau saluran bilier adalah sangat kompleks. Batu empedu secara umum adalah batu yang berada di kantong empedu, dan untuk bisa dikeluarkan melalui buang air besar, dan yang katanya mengambang, akan melewati banyak saluran, batu tsb harus melewati cystic duct yang hanya sebesar 2-5 mm, kemudian batu tsb msh melewati common bile duct, dengan diameter saluran tsb 6-8mm. Setelah itu, batu tersebut harus melewat klep antara common bile duct ke usus dua belas jari. Ukuran batu sangat berpengaruh. Justru amat sangat berbahaya apabila batu tersebut tersangkut di common bile duct, sehingga cairan empedu yang dibikin di hati tidak dapat masuk ke usus duabelas jari, orang akan terjadi sumbatan cairan empedu, dengan akibat menumpuknya cairan empedu di hati, dan akan menyebabkan kerusakan hati. Satu lagi mengenai magnesium sulfat yang diminum tsb adalah obat yg biasa dipakai sebagai pencahar. Tentu setelah minum MgSO4 perut akan terasa tidak kembung, merasa lebih enak dll.

    1. Terima kasih infonya pak Parish yang cukup detail ttg masalah batu empedu, saya sendiri terus terang sebenarnya hanya berbagi pengalaman lewat media blog berdasarkan apa yang telah saya alami sebelumnya mengenai masalah batu empedu ini.

      Saya sempat juga mencoba baca lebih jauh ttg masalah batu empedu terutama masalah tersangkut disalah satu saluran, dan sempat juga berpendapat “mungkin waktu sakit itu ada batu yang keluar dari kantung empedu dan tersumbat disalah satu saluran?dan mungkin batu itulah yang berhasil dihancurkan melalui metode diatas dan pada akhirnya alhamdulillah keluar sehingga tidak menimbulkan sakit lagi?”. Namun untuk pastinya kurang paham.

      Yang ada dipemikiran saya saat itu, metode tersebut dijalankan secara alamiah jadi harusnya tanpa efek apapun (makan apel doank), kebetulan orang tua saya mengalami masalah serupa dan memang keluar batunya melalui metode diatas sehingga saya lebih yakin untuk menjalankan (ayah saya awalnya di USG ada batu berukuran cukup besar, stlh ‘flush’ diatas dan di USG lagi batunya pecah, namun masih ada tersisa 3 batu berukuran kecil), dan setelah dicoba langsung symptom2 yg sebelumnya saya rasakan pun menghilang. Jadi walaupun detail medis-nya kurang paham, tp setidaknya bisa berbagi pengalaman.

    2. maaf pak paris..sepertinya penulis hanya berbagi pengalaman..sebaiknya anda jangan menghakimi begitu. mungkin maksud anda tidak menghakimi..namun yang tertangkap oleh orang lain bisa berbeda seperti maksud anda.. smg anda bisa lebih bijak lagi dalam memberi komentar. terima kasih

      1. Assalamualaikum, saya pernah mencoba cara alami yg di anjurkan itu dg apel malang yg di anjurkan Dr.Lui Chiu Nan, dari internet, saya pelajari & saya lakukan, trus gagal, karena setelah di usg di Pramita hasilnya tetap masih ada batu empedu yang bersarang di kantung empedu saya, namun saya tidak putus asa saya coba lagi seminggu kemudian, dari awal lagi, & gagal lagi, karena setelah saya lakukan terapi saya ke usg lagi di Pramita, karena semangatnya saya lakukan hingga 6 kali, & ke Pramita terus tetap hasilnya masih ada batu empedu, hingga yang ke 7 karena penasaran saya coba lagi, kemudian dengan PD nya saya bilang ke suami, klo masih ada batu empedu saya siap menjalani operasi, Dan akgirnya saya punya 7 foto rontgen dari Pramita, Biotest, & dari RS, Allhamdulillah, setelah menjalani operasi dg Laparoscopy, saya sehat waalfiat, namun saya Tetap berharap smg ada yg berhasil dgn cara alamiah ini, & berkata jujur share kpd sahabat semua. Terima kasih. Wassalamualaikum

      2. Slmt siang, sy setuju bhw penulis hanya ingin berbagi dan tentunya bertujuan baik dan pasti pernah ada hasilnya, sypun bersaksi utk mama mertua sy sendiripun berhasil, luar biasa byknya, “mungkin” maksud pak Paris hanya ingin ungkapkan betapa panjang jalur yg harus ditempuh batu empedu itu.
        Disinilah perbedaan cara metode kedokteran barat dan China, bahkan herbal maupun penyembuhan lewat pengendalian diri, dgn case yg sama tentunya ada contoh yg pernah berhasil dan gagal, toh penulis berbagi dgn tidak ada unsur iklan.

  4. Mohon informasi
    1. Apakah jenis apelnya hrs apel hijau (apel malang) atau bebad?
    2. Sari jeruknya jenis jeruk apa (nipis, sunkis, atau boleh jeruk apa saja)??

    1. Dari artikel yang saya baca apel hijau, jadi saya pilih apel hijau. Tapi beberapa referensi lain, dan juga dari Ayah saya sendiri, gak perlu apel hijau.

      Jeruk yang saya gunakan jeruk biasa (bukan jeruk nipis), saya rasa tidak ada tipe jeruk tertentu, asalkan bisa diambil sarinya (diperes airnya).

    1. Terima kasih untuk linknya. Iya, saya juga termasuk yang sangat tidak mudah percaya klo ada yang bilang semacam ‘pengobatan khusus tanpa medis’ apalagi kita harus mengkonsumsi obat-obat tertentu. Metode diatas saya coba karena toh cuma makan apel, sari jeruk, minyak zaitun. Sempat was2 masalah garam inggris tapi setelah cari info lebih jauh ternyata memang biasa digunakan untuk obat pencahar, jadi saya rasa yang akan dimasukan ke badan bisa dibilang alamiah bahan makanan normal. Dan hasilnya pun memang keluar, simptom yang saya rasakan sakit sebelumnya juga hilang. Oleh karena itu saya berani share di blog 🙂

      Namun seperti komentar2 diatas, tentunya tergantung tingkat keseriusan masalah batu empedu ini, ada yang sudah besar sekali dan tidak akan bisa mempan walaupun berkali-kali ‘flush’ sehingga satu-satunya cara adalah melalui pengangkatan medis (dan seperti layaknya metode alami / herbal, saya rasa akan percuma klo penyakitnya sudah terlalu berat).

      1. setuju mas sahputra.

        sebenernya selain epsom salt, samasekali tidak ada yang aneh dengan bahan2 yang perlu dikonsumsi untuk menjalani metode ini, bahkan yang terlintas di kepala saya (**ketika ketemu link yg sedang ter-viral-kan di linimasa Fb saya, yang dengan penelusuran lebih lanjut membawa saya kesini**) adalah bisa saja seseorang yang sedang diet biasa, ataupun seorang vegetarian, ataupun penggiat clean eating, bisa dengan TIDAK SENGAJA melalui proses ‘flushing’ ini, minus bagian olive oil nya yang ‘fungsi’nya disini juga sebagai pelumas saja

        jadi, secara awam sih menurut saya mestinya samasekali tidak perlu dikhawatirkan & ditakuti untuk dicoba – bahkan saya pun yang tidak ada keluhan ingin segera mencobanya & jika tidak ada efek samping buruk, ingin saya anjurkan ke istri saya juga

        terima kasih msahputra sudah berbagi pengalaman pribadi nya sekaligus menyertakan foto bukti segala. semoga berfaedah dan menjadi pahala untuk mas.

  5. 4 th y.l. suami saya juga sudah pernah melakukannya atas anjuran dokter disalah satu rmh sakit di Penang. Air jeruknya adalah air jeruk lemon. Setelah itu batu empedunya gak ada lagi. Dokter menganjurkan terapi ini dilakukan secara reguler misalnya sekali setahun, dan baik utk dilakukan oleh siapa saja utk membersihkan empedu.

  6. Dalam teori penghancuran batu ginjal mmg bs dipastikan bisa, sbg termaktub dlm buku alkanun ibn sina, tnp melalui oprasi aplgi sampai mengangkat katung empedu, krn kntung tsb mrmilki fungsi tempat penyimpanan cairan kuning empedu/ yg sdh dikirim k lambung dg nm asamlambung, apabila dlm lambung terlalu asan mk akn mrskn mual dan pusing, adg solusi sbgm trsb sgt brbahaya bg pasien yg memilik lambung akut/ usus, krn rasa asam yg dimilki obt trsb dpt merobek/ mnmbah perih dlm orgn tsb

  7. Saat ini sy sdg menderita penyakit yg sama sakit pada bagian ulu hati jika makan berlebihan sakitnya sampai ke punggung. Maaf jadi saya harus makan apelnya saja atau dgn garam inggris juga . Mohon petunjuknya. Terima kasih banyak sob

  8. Terimakasih share Pengalamannya pak… Itu kalo bagi yg ada masalah batu ginjal apa ganti dari garam inggris ya…?
    Terimakasih jawabannya

  9. saya juga tidak yakin bahwa yg keluar melalui BAB itu batu empedu. saya rasa itu lebih merupakan hasil reaksi senyawa sulfat obat pencahar dg bahan organik yg kita makan/ minum.. perlu telaah lebih lanjut..

    1. Nah, ini saya lumayan setuju hehe, , skrng saya lg kena batu empedu, sy cuma makan apel sampai skrng hari ke 7, mau pakek garem inggris dll takut, soalnya ukuran empedu seberapa dan contoh batu nya itu kegedean menurutku,, tapi saya cuma makan apel 3 hari sakitnya udah ilang sama gejala2nya jg ilang, namun sampek skrng masih makan apel 2 perhari, itung2 buat ksehatan kdepannya juga…

      Nb: buat yg pinter kimia mohon di telaah dan di uji lebih lanjut 😉 thanks…

  10. Klo peradangan empedu gmn,,,,?apa perlu ikut pengobatan kaya bayu empedu,?,,kata dokter ,,aq cuma dsrh tidak makan makanan yg berminyak+mengandung lemak,,,,
    Sempat sebulan ngga sakit,tp pas makan makanan sprit biasa, yg berminyak ,dll yg mengandung lemak,,,pas dbwa tiduran,,atw pas bangun tdr,,ngerasa sakit kaya wktu itu,,,cuma ngga terlalu sakit,,,

  11. dari link yang saya rujuk diatas, si pembuat tulisan sempat bertanya juga ke rekannya yang dokter ahli, berikut kutipannya: “Ada pertanyaan dari teman, mana mungkin empedu itu muaranya lari ke usus dan melalui pembuangan kotoran. Karena saya bukan dokter ahli, saya konfirmasikan dengan teman saya yang dokter, dan menurut penjelasannya, bahwa di batu empedu terdapat kanal yang bermuara ke usus 12 jari yang disebut ductus choledocus. Dan sesuai dokter ini, bahwa batu di empedu bukanlah seperti batu ginjal, tapi lebih menyerupai kerak, dan tentunya akan terapung”.

    ada bbrp pendapat – mungkin dari mereka2 yg memiliki ilmu kedokteran – kalau empedu itu tidak mungkin bermuara ke usus dan berlanjut ke pembuangan kotoran, mungkin pendapat diatas bisa dijadikan pertimbangan untuk cross-check lagi ke sesama dokter ahli? 🙂

  12. Suami saya selesai menjalankan therapy apel unt mengeluarkan batu empedu. Alhamdulillah batu sebesar 6 mm (dari hasil usg dokter) bisa keluar dgn kondisi pecah kecil2. Keluar melalui bab wujudnya seperti gel.

  13. Juni 2013 saya terdeteksi batu empedu. Lalu pas gooling (karena saya menolak utk operasi) sya menemukan therapi persis spt yg anda lakukan bedanya saya memakai apel fuji wangshan, therapi saya lakukan cuman saya gak perhatikan benar saat bab apakah ada batu.setlh itu saya usg ulang, dimensi batu berkurang. Sampai hari ini saya rutin minum jus apel segar 6buah sehari, dan rasa badan enakan tanpa ada keluhan seperti saat serangan awal batu empedu itu.thanks for sharing pak

    1. apakah bab anda lancar karena makan 6 buah apel setiap hari? bukankah apel dapat membuat babnya jadi keras? maaf sebelumnya bila tidak berkenan

  14. Buah apel adalh makanan sehat.sedangkan minyak zaitun dan garam inggris adalah tidak berbahaya asal jangan berlebihan

  15. Saya pernah dengar hal yang sama dari teman saya sekitar 7-8 tahun lalu dan ia sekarang sehat setelah menjalani info di atas.

    Salam,
    Baskoro

  16. Terimakasih pak
    Sangat bermanfaat
    Cuma yg buat saya bingung
    Makan atau minum apel nya 5 hari atau 6 hari ya pak?
    Mohon pencerahan nya pak

      1. Pas hari ke 6 tidak makan lagi apapun di atas jam 6 sore kan pak
        Nah yg mo ane tanya kalo minum boleh gak pak?

  17. apakah bab anda lancar karena makan 6 buah apel setiap hari? bukankah apel dapat membuat babnya jadi keras? maaf sebelumnya bila tidak berkenan

  18. Pas hari ke 6 tidak makan lagi apapun di atas jam 6 sore kan pak
    Nah yg mo ane tanya kalo minum boleh gak pak?

  19. Hsl usg saya berkesan kalsifikasi multiple dinding GB ukuran rata2 3.7mm.Dinding tdk melebar.dokter anjurkan dioperasi saja drpd bnyk makan obat penghancur batu empedunya.tapi krn sdh ada yg coba dgn herbal diatas, saya minat coba, siapa tau cocok. Trim infonya kawan.

  20. info di atas memang benar adanya… saya sudah praktekan.. dan batu nya keluar kecil kecil… awalnya perut saya terasa kembung di bagian kanan.. dan mual mual.. lalu saya mencoba cara terapi apel ini dan berhasil…..

  21. Minyak zaitun yg bisa diminum boldh belix dmn ? Apotik atAu supermarmet ? Merekx apa ? Maaf.. istri saya make minyak zaitun untuk kosmetik bg luar.. mhn sharex.. tx

    1. Jangan minyak zaitun buat kosmetik pak…pakai minyak zaitun/olive oil yg untuk masak,atau minyak wijen,di super market banyak

  22. Syukron katsir infonya saya sendiri orang medis dan jujur awalnya saya ga tau dgn metode ini karna semua dokter yg saya ajak diskusi hanya menganjurkan d tangani scara medis tapi dgn baca artikel ini ilmu saya jd bertambah! Terima kasih banyak

  23. Sebnrnya batu empedu dgn.batu ginjal, sama apa gk ? Krn ada yg bil beda,, ada yg bil sama.
    Klo saya , klo.kencing kadang² suka kluar batu, kecil² paling gede sebesar pentol korek api. Tp di awali dlu dgn sakit pinggang bbrp hari. Stlh kluar, sakit pinggangnya hilang. minimal seminggu sekali suka.kluar, batunya klo mau kluar, terasa pas lg kencing, nanti batunya nempel di dinding toilet, saya ambil, wrnnya hitam, tp stlh saya remas batunya jd spt putih, kaya pasir putih.
    Saya gk mkn apa2 utk kluarin batu ini, secara alami ajah.
    Jadi batu ginjal dgnbatu empedu itu beda ??? Krn saluran kluarnya jg beda, lewat kencing, dan bAB.
    Trimakasih..

  24. Sy menderita batu empedu sdh brukuran 2cm,itu besar nggak ya?sy kan lg menyusui aman tdk konsumsi garam inggris?sdh 2th sy kena batu empedu.tolong sms k saya y untuk jawabsna k 085697553471 tolong ya pk mahesaputra.

  25. Nama saya abdul aziz, usia 42 tahun, tinggal di banjarmasin, setelah mencoba terapi ini selama 6 hari.. Hari ini minggu tanggal 9 november 2014 batu empedu saya keluar banyak.
    Thanks atas
    infonyaSemoga kita semua jadi orang yg pandai bersyukur atas nikmat sehat yg diberikan Allah… Amin

  26. saya juga menjalani terapi utk alasan kesehatan saja, bukan krn sy menderita penyakit batu empedu. Hanya saja bedanya yaitu saya menggantikan apel dengan meminum cuka apel 10 sendok makan dicampur 1 ltr air.. Itu sama dengan apel yg di makan hingga 1 hari. Dan terapi ini saya jalanin setiap bulan sekali hingga pembuangan yg mengambang itu semakin berkurang. Alhasil kondisi badan lebh fit dan jarang sekali sakit. Just sharing..jadi bukan hanya yg menderita sakit saja yg dpt melakukan ini, tetapi org sehatpun dpt melakukannya.

  27. MAU IKUTAN SHARE MAS, ISTRI SAYA SUDAH TERDETEKSI MEMILIKI BATU GINJAL MENURUT DOKTER BESARNYA 7 CM, SEBESAR GINJAL. APAKAH DENGAN MEMAKAN BUAH APEL INI BESARNYA BATU GINJAL ITU AKAN MENJADI KECIL KECIL WAKTU KELUARNYA APA TETAP DALAM KONDISI 7CM. TKS.

  28. terima kasih banyak infonya, yang ingin saya tanyakan bagaimana kondisi empedu bapak saat itu? saya baru saja usg dan dinyatakan batu empedu, batunya sangat banyak dan kecil2 dan empedunya sudah kronik dan mengecil.serta kulitnya relatif menebal. dokter menyarankan untuk operasi pengangkatan empedu. Akan tetapi saya berpikir harus mencoba terapi ini. sekali lagi terima kasih.

    1. kondisi batu empedu ayah saya saat itu masih kecil. nah, baru-baru ini beliau sebenarnya mengeluh kembali tidak enak dibagian perut sampe pinggang, karena memang pola makan nya tidak pernah dijaga jadi banyak makan lemak alhasil batu empedu kembali jadi masalah. menurut dokter saat ini sudah lumayan besar, klo tidak salah ukuran nya sudah 0.75 an dan harus di operasi. beliau coba pake terapi apel ini namun sepertinya tidak berhasil, kemudian beliau coba makan minyak zaitun nya aja (yang extra virgin) setiap pagi sebelum makan sama sekali sebanyak 2 sendok, karena dari beberapa referensi bisa mengobati batu empedu juga. Alhasil alhamdulillah setelah 2 minggu rasa tidak enak nya menghilang, cuma belum di USG lagi. Rencana setelah terapi pake minyak zaitun secara rutin selama 2 bulan (tentunya pola makan juga di jaga ketat, tidak boleh lemak lagi) baru akan di USG. Mudah2 an nanti hasilnya bisa saya publikasikan.

      1. Ijin share..saya juga salah satu penderita batu empedu dri tahun 2009. Mau dioperasi tapi takut. Akhirnya semakin parah, sampai mengganggu di lambung bahkan tulang belakang. Desember 2015 diusg sudah mencapai 4 bh batu dengan diameter 0.5cm..Akhirnya keputusan mau dioperasi. Dan, puji Tuhan seminggu yg lalu tgl 29 Jan’2016 saya dioperasi Laparascopy di RS.Siloam, dan skrg smtra masa pemulihan. Jangan takut untuk perawatan medis atau operasi. Apalgi dengan Laparascopy, luka yg kecil dan penyembuhan yg cpt. Terima kasih

  29. Hari ini sya chek up ke dokter..stlah 1 blan tersiksa dgan skitnya perut bgian atas..hsil chek tsbut setelah dlakukan usg sya mendwrita skit batu empedu..dan saran dokter untuk operasi mengangkat batu trsebut yang sbesar 1.7cm.krna sya sngat tkut skali operasi lalu sya cri informasi tntng btu empedu tsb ..sya akan cba trapi ini…mdah2an berhasil mohon pertolongan dri allah swt..aamiin

    1. amin. jika blom berhasil krn terlalu besar, bisa dilanjutkan mencoba rutin minum minyak zaitun 2 sendok makan setiap hari setelah baru minum dalam kondisi perut kosong (belom makan dan minum), stlh 30 menit baru makan / minum tapi selama terapi ini hindari sama sekali makanan berlemak, perbanyak makan makanan berserat / buah, dan olahraga ringan seperti jalan pagi / sore min 30 menit 2x seminggu. alhamdulillah kondisi perutnya membaik setelah 2 minggu.

      mungkin bisa dicoba juga mas, klo memang terasa membaik lanjutkan dengan minyak zaitun ini kemudian usg lagi setelah 1-2 bulan utk liat hasilnya.

      1. asslm, sy pnderita batu empedu, dan sy baru mnjalani oprasi usus buntu. apakah aman klo sy mngkonsumsi apel,mnyak zaitun dllnya itu?? mohon pnjelasannya!?

  30. Permisi mau tanya,, kata dr ibu saya batu empedu nya sudah sampai ke hati,, apakah bisa keluar dgn cara seperti ini, trims.. tlong sgera di jawab, trims..

      1. maaf mas, saya tidak bisa membantu karena keterbatasan pengetahuan, jadi tidak tau juga klo sudah seperti itu bisa atau tidak 😦 mungkin harus melalui tindakan medis

        ada juga cara lain, makan 2 sendok makan olive oil yang tipe nya extra virgin olive oil setiap pagi sebelum makan / minum apapun, stlh kira2 30 menit baru makan dan minum normal tapi sebaiknya hindari sama sekali makanan berlemak termasuk santen, juga olahraga ringan seperti jalan pagi rutin min 30 menit setidaknya 2x seminggu. mungkin bisa dicoba oleh ibunya dan dirasakan efeknya setelah 1-2 minggu. jika membaik, bisa dilanjutkan dan di usg lagi setelah 1-2 bulan terapi apakah ada perubahan.

        semoga bermanfaat dan ibunya bisa sehat kembali

  31. Pak, saya udah mencoba treatment tsb namun blom berhasil, yang mau saya tanyakan pada hari ke 6 itu apakah kita masih boleh makan sebelum pukul 18.00? Krn ketika menjalankan treatment ini, pada pukul 17.00 saya sempat makan nasi lagi (takut laper wkt malamnya).

    Jadi asumsi saya mungkin treatmnet ini gagal krn perut “terisi” sehingga upaya olive oilnya utk mengeluarkan batu empedunya jadi tidak maksimal.

    Apakah pada hari ke 7 ada lagi langkah2 treatment lainnya?misalnya setelah bangun tidur apakah harus minum air garam dapur lagi?

    Terima kasih..

    1. Iya, saya juga makan terakhir sekitar pukul 17.00 kok, yang penting sebelum pukul 18.00. Pada hari ke-7 saya gak minum garam inggris nya lagi, saya ikuti berdasarkan petunjuk saja.

      Tidak berhasilnya bagaimana pak?apabila tidak keluar batu warna hijau ya mungkin karena memang tidak ada?teman saya juga mencoba metode ini dan tidak keluar seperti batu-batu warna hijau itu, hanya (sori) mencret aja pagi harinya. Namun memang karena dia juga tidak ada keluhan yang mengindikasikan batu empedu…

  32. Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan waktu bapak telah menjawab pertanyaan2 saya 🙂 .

    Betul pak tidak ada batu hijau yg keluar. 2 tahun yg lalu saya pernah melakukan medical checkup, ketika melakukan USG pada bagian liver diketahui ada batu empedu di dlm kantong empedu, cuma saat itu menurut sang dokter ga masalah (hal yg wajar) krn ukurannya sangat kecil.

    Belakangan ini saya merasakan rasa “kurang nyaman” di sekitar perut bagian atas, setelah saya cari informasi ternyata itu salah satu gejala penyakit batu empedu.

    Setelah treatment pertama gagal mengeluarkan batu2 tersebut saya akan coba sekali lagi pak, bagusnya dilakukan 2 minggu lagi atau sebulan ya?

    Jika masih gagal saya akan mencoba saran bapak seperti mengkonsumsi 2 sdk olive oil setiap paginya. Namun sebelum saya coba treatment tsb saya mo nanya apakah ada efek negatifnya jika setiap hari mengkonsumsi olive oil?

    Terima kasih

    1. Sejauh yang saya tau, olive oil gak bermasalah dan gak ada efek negatif untuk dikonsumsi langsung (asal yg extra virgin ya).

      Oh iya, ada juga referensi lain dari rekan saya di Qatar, beliau batunya sudah cukup besar dan katanya sih tidak mempan pake terapi apel itu. Kabar terakhir, beliau ingin mencoba kelapa hijau seperti yang tertulis di sini: https://ocekojiro.wordpress.com/2013/12/20/penghancur-batu-empedu/. Cuma belum dengar kabar lagi apakah sudah dicoba atau belum. Menurut saya sih gak ada salahnya juga dicoba, toh aer kelapa hijau kan makanan normal.

      Saya sendiri baru terapi apel ini 2 kali, tp dalam jarak yang cukup lama rentang nya antara percobaan pertama dan kedua (beberapa bulan). Yang kedua sih keluar batunya cuma sedikit. Kurang tau juga apakah boleh sering-sering atau tidak pak.

      Saran saya, asalkan belum parah mungkin bisa dicoba jaga makanan nya dulu pak secara parallel. Selama sebulan ini coba ‘mantang’ makanan yang mengandung lemak (termasuk santan) dan perbanyak makan buah serta sayuran, dan juga berolahraga.

  33. Ok, terima kasih informasinya & saya akan mencoba dulu saran bapak utk mantangi makanan berlemak, ntar kalo ada perkembangan saya infokan ke sini lagi… 🙂

  34. Terima kasih mas putra info nya, dari hasil tes nya, alhamdulillah ibu saya hanya ada penyumbatan, mungkn akan coba cara ini, dan smoga ibu cpt smbuh, trima kasih mas..

  35. Cara Ini Hoax
    Coba anda cari tahu siapa itu prof. Liu Chiu Nan, tak satupun keterangan dia praktek dimana, rumah sakit apa, foto mukanya, dan dari institusi kesehatan mana, tidak ada web resmi milik dia atau institusinya, artinya Prof.Liu Chiu Nan adalah tokoh FIKTIF entah siapa yg menciptakan. Coba mas yg share ini lakukan USG atau untuk lebih deatilnya lakukan MRCP agar resolusi isi kantung empedu terlihat jelas, saya yakin pasti batunya masih ada, sudah ratusan yg mencoba cara seperti ini tapi tidak ada yg memberi bukti secara USG awal saat batunya masih ada dan hasil USG akhir saat batunya sudah tidak ada, satu hal lagi, minyak zaitun itu ada kolesterolnya walaupun sedikit tapi impact nya akan menambah diameter batu, karena batu empedu asalnya dari kolesterol, ditambah pula garam inggris, parah sekali, salah dosis lecet lambung kita, semua penderita batu empedu pasti punya maag, saya katakan ini dari hasil riset ketat sebelum tante saya dan saya sendiri di operasi, 2 tahun jalani apel ini tidak ada hasilnya, di MRCP masih ada saja, saya minta kolega saya untuk cari prof.liu chiu nan itu di china, taiwan, ternyata tokoh fiktif, saya berakhir dengan result OPERASI, sekarang saya memiliki tumor caput pankreas pasca 3 tahun operasi, ini sesuai dengan analisa riset saya sebelumnya, bahwa operasi batu empedu juga bukan jawaban untuk kesembuhan, bahkan membawa penyakit baru karena system cerna kita sudah tidak normal tanpa kehadiran kantung empedu, tidak ada filterisasi bakteri lagi dan tidak ada produksi enzim untuk hancurkan zat negatif, bakteri dan virus dari makanan dan minuman yg kita konsumsi, kesimpulannya adalah cara Prof.liu chiu nan itu Bohong Besar dan Operasi pun mendatangkan penyakit baru yg lebih berat

    1. Slmt siang, Michael Tan dan pembaca lainnya, sy pribadi tdk mengenal siapa itu dokter Prof. Liu, dan juga tdk mengenal dgn penulis artikel ini, comment pak Michael juga mungkin ada benarnya, tp sy juga mendukung tentang info dari penulis krn mama mertua sy pernah mencoba dan berhasil, lalu sypun share ke kawan2 sy, rupanya ada yg berhasil dan adapun yg gagal, mengapa demikian ??? Sy tdk dpt memberi komentar krn sy bukan seorg dokter. Sy katakan berhasil krn setelah didapati butiran2 hijau bersama kotoran saat BAB, dan setelah di USG ulang dan kesimpulan didokter yg sama, hasilnya memang sangat berkurang dan mama mertua sy merasa sehat.
      Kita sering akan “menghakimi” apabila infonya hanya dari satu pihak, contohnya : dokter2 dari metode medis barat akan tdk percaya dgn metode medis China ( akupuntur contohnya ) dan sebaliknya, tp bagi dokter yg tekun mempelajari kedua metode kedokteran – skrg sdh ada kedua belah pihak saling mempelajari metode pihak lain utk saling melengkapi ilmu kedokteran. Oleh sebab itu sy ingin share bhw artikel ini bukan penipuan dan juga bukan pembodohan apalagi iklan krn penulis TIDAK menjual merek produk tertentu. Apel, minyak zaitun, garam Inggris, jeruk boleh dgn merek dan warna apapun. Sy ingin juga memberitahu pada pembaca bhw tdk semuanya berhasil yah, mama mertuaku berhasil setelah cobaan kedua tp klo ndak berhasil ato berhasil metode ini juga ndak ada efeknya kecuali takarannya diluar kewajaran, makan nasipun bisa berbahaya klo biasanya mkn seporsi ato dua porsi lalu tiba2 mkn 5 porsi, yah berabe-lah. SELAMAT MENCOBA dan terutama JANGAN LUPA DIIRINGI dgn DOA.
      Buat penulis : maksud anda baik utk berbagi krn anda berhasil, semoga tujuan baik anda dibalas oleh Tuhan, Amin

      1. betul pak Pieter, saya rasa keyakinan diri terhadap bentuk pengobatan apapun, akan membantu efektifitas pengobatan tsb dan proses penyembuhan. hal ini tentu berlaku kebalikannya, apabila tidak cukup keyakinan terhadap suatu bentuk pengobatan, badan akan melawan dan efek nya menjadi jauh berkurang. terus iringi ikhtiar apapun dengan doa.

        kepada Michael Tan, saya turut bersimpati terhadap anda dan ujungnya tetap harus operasi, dan mendatangkan penyakit baru juga. semoga segera diberi kesembuhan dan ketabahan.

    2. Pak michael tan boleh saya minta emailnya…ada yg perlu saya tanyakan..krn saya pun baru saya melakukan operasi KE atw mas msaputra boleh saya minta email dr pak michael tan..krn ada beberapa yg ingin saya tanyakan…bsa email ke saya..restein.bally@gmail.com..

      terima kaasih
      restein

  36. Ibu saya difonis dokter batu empedu sebesar 2 cm, yg saya tanyakan tolong tuliskan lebih rinci cara dan buah yang dikonsumsi lebih detil dalm bahasa indonesia karena terus terang saya tidak pintar dlm bahasa inggris . terima kasih sebelumnya saya tunggu jawabannya

  37. Ayah saya sudah mencobanya sekitar dua minggu dengan memakan buah apel tapi hasilnya gadak udah mencoba beberapa obat herbal tetap tidak ada hasil trus kebanyaan dokter juga memfonis untuk operasi setelah itu terus abangnya ayah saya menyusulkan buat berobat ketempat tapi pengobatanya agak aneh sih tapi seminggu berobat disitu batu yang ada di empedu ayah saya seperi lumpur gitu pas di usg sama dokter yg yuruh ayah saya operasi bilang kok ada lumpur alhamdulillah sekarang ayah saya bisa beraktifitas seperti semula

  38. Selamat Pagi,
    Sekedar sharing pengalaman pribadi saya terkait pengobatan ini. Tiga tahun yang lalu saya sudah mempraktekkan hal ini, referensinya dari googling dan dikatakan sumbernya dr Liu Chu Nan tsb. Setelah mencoba pertamakali saya sangat gembira karena saat BAB pagi ada banyak sekali butiran2 hijau berbagai ukuran berbentuk seperti batu. Sempat saya saring dan bersihkan kemudian saya jemur agar kering. Ternyata butiran2 tersebut meleleh. Untuk memastikan, tiga hati kemudian saya USG ke Rumahsakit, ternyata batunya masih ada dan ukuran tidak berubah.

    Tidak menyerah, saya mencoba sekali lagi. Kali ini butiran yang keluar tidak sebanyak yang pertama, dengan karakter butiran yang sama. Setelah USG lagi hasilnya … Sama batu masih terlihat di empedu.

    Penasaran saya coba cari info lagi ke beberapa teman dokter, dan mereka bilang bahwa terapi tersebut too good to be true, karena saluran dari empedu ke usus 12 jari terlalu sempit untuk bisa menyalurkan batu2 sebesa itu dari empedu ke saluran pencernaan untuk kemudian dibuang melalui BAB. Menurut mereka kemungkinan besar butiran2 tersebut adalah koagulasi antara minyak zaitun dengan cairan asam dari Grape Fruit (saya pakai grape fruit untuk menggantikan lemon), makanya meleleh waktu dijemur.

    Wallahualam bishawab …. Mungkin saya kurang beruntung

    Note: sampai hari ini batu empedu masih ada, sudah 6 tahun, untuk mengurangi rasa kembung saya hindari gorengan dan makanan berlemak

    Semoga bermanfaat cheers

  39. saya ingin bertanya mengenai hal ini, saat ini mamah saya sedang dalam perawatan dokter dirumah sakit karena penyakit ini, saya sangat khawatir karen mamah saya uring uringan menahan rasa sakit. tapi mulai besok saya akan coba semoga dengan cara ini berhasil mengeluarkan batu ampedu yg mengkhawatirkan ini. terimakasih informasinya karena telah berbagi

  40. terima kasih penulis msahputra atas sharing nya.

    saya perhatikan di bagian komen ini juga ada yang berkata ini hoax & too good to be true

    namun berikut saya temukan artikel berbahasa inggris yang ditulis oleh seorang peneliti medis yang dapat dijadikan tambahan referensi mengenai metode Flushing ini, yang meskipun Hoax sekalipun, sebenarnya tidak berbahaya

    http://www.quackwatch.com/01QuackeryRelatedTopics/flushes.html

    Are the Flushes Safe?

    In patients with reasonable health and no complicating factors, flushes are generally safe. Consuming fatty foods may carry a comparable risk of stones getting stuck in the wrong place and provoking biliary colic or complications such as acute pancreatitis. Similar concerns once applied to gallstone dissolution using ursodeoxycholic acid and to the shattering of gallstones with shock wave lithotripsy, but in practice complications are fewer than expected. I cannot recall yet seeing any reports of harm from a gallbladder/liver flush.

    The greatest risk may apply to those who postpone surgery despite being at risk of major complications i.e. those with regular symptoms or who have recovered from potentially lethal complications such as acute pancreatitis or acute cholangitis (bile duct infection).

    One woman who complained that her gallstones were unchanged on ultrasound despite three apparently fruitful flushes was advised that to up to 25 flushes may be needed. The above considerations suggest that very, very few will succeed no matter how many times they flush.

  41. terima kasih penulis msahputra atas sharing nya.

    saya perhatikan di bagian komen ini juga ada yang berkata ini hoax & too good to be true.. namun, berikut saya temukan artikel berbahasa inggris yang ditulis oleh seorang peneliti medis yang dapat dijadikan tambahan referensi mengenai metode Flushing ini — yang meskipun jika benar Hoax sekalipun, sebenarnya tidak berbahaya

    Are the Flushes Safe?

    In patients with reasonable health and no complicating factors, flushes are generally safe. Consuming fatty foods may carry a comparable risk of stones getting stuck in the wrong place and provoking biliary colic or complications such as acute pancreatitis. Similar concerns once applied to gallstone dissolution using ursodeoxycholic acid and to the shattering of gallstones with shock wave lithotripsy, but in practice complications are fewer than expected. I cannot recall yet seeing any reports of harm from a gallbladder/liver flush.

    The greatest risk may apply to those who postpone surgery despite being at risk of major complications i.e. those with regular symptoms or who have recovered from potentially lethal complications such as acute pancreatitis or acute cholangitis (bile duct infection).

    One woman who complained that her gallstones were unchanged on ultrasound despite three apparently fruitful flushes was advised that to up to 25 flushes may be needed. The above considerations suggest that very, very few will succeed no matter how many times they flush.

  42. saya sudah mencoba terapi ini minggu lalu, dan ternyata it works.. batu empedunya berwarna hijau, dan puluhan jumlahnya, tetapi yang saya ambil hnya the big one.. ^^ thanks atas infonya ya..

  43. About Dr. Chiu-Nan, Lai:
    Dr. Lai obtained her doctoral degree in Chemistry from the Massachusetts Institute of Technology.
    She then researched on prevention and cure for cancer in
    one of the top three ranking cancer hospitals in the
    U.S., M. D. Anderson Cancer Center, University of Texas for ten years.
    During this period, she realised the limitations of the modern Western medical approach to cancer.

    She resigned from her well-paid job to return to her Oriental roots in search of the meaning of life and the true principles of health.
    Through years of study and research in the East-West models of healing,
    Dr. Lai realized that true well-being encompasses body, mind and spirit healing.
    ?This holistic principle was intrinsic to the Eastern philosophy of health but was gradually
    forgotten due to the influence of Western medicine.
    Dr. Lai is a pioneer in promoting body, mind and spirit healing to the East.
    In 1991 she founded Lapis Lazuli Light, a holistic health education and information centre?in the United States.
    Currently, there are centres in Singapore, Malaysia, Taiwan, Australia, New Zealand and the United States.

  44. Saya sudah mencobanya metode tersebut dan berhasil dengan konfirmasi USG di RS yg sama. Awalnya batu empedu saya 20mm, 18mm dan 17 mm. Setelah melakukan beberapa kali program terapi apple tersebut, saya USG di 2 RS. Di RS hasil cuma 1, saya tidak yakin dengan hasil tersebut, krn hasil USG juga berpengaruh kepada alat dan operatornya. Selanjutnya saya USG di RS tempat saya dulu dirawat USG dan saya minta dokternya periksa dengan detail, hasilnya batunya tinggal 2 buah dengan ukuran 13mm dan 12 mm. Saat saya melakukan terapi saya sengaja tidak pup di toilet, karena saya mau periksa semua “benda” yg keluar dari pup saya. Hasilnya saya menemukan 1 bagian kecil sebesar jagung yg cukup keras dan setelah saya mencoba memecahkannya agak susah tapi berhasil saya pecahkan. Pecahan tidak seperti batu yg penuh kalsium tapi cenderung seperti serat yg mengeras. Setahu saya batu empedu terbentuk dari lemak yg tidak dapat dipecahkan/diurai oleh cairan empedu. Menurut saya (maaf jika salah) batu empedu yg keluar bukanlah bagian yg mengambang, karena berat jenis “batu” dengan air pasti lebih besar, jadi harusnya tenggelam. Bagian yg mengambang tersebut adalah minyak zaitun yg bercampur dengan cairan empedu sehingga berwarna hijau seperti empedu. Seperti yg pernah saya pelajari (sekali maaf kalau salah) berat jenis minyak lebih rendah dari air, makanya jika air kita campur minyak maka bagian minyak selalu mengambang. Bagi saya pribadi terapi ini cukup berhasil, tapi setelah saya amati, hasilnya akan lebih maksimal jika selama terapi kita melakukan diet rendah lemak seperti lemak daging dan gorengan. Selama saya dirawat dan beberapa bulan kemudian saya benar-benar menghindari lemak. Saya hanya makan ikan yg diolah dgn steam, sop atau bakar, dan sayuran direbus atau ditumis dengan minyak yg sangat minim. Efek samping yg saya lihat selama terapi makan apel adalah saya menjadi batuk, dan itu saya lihat terjadi juga pada teman saya yg melakukan terapi ini, sampai beliau berhenti melakukan makan apel karena batuk yg cukup menggangu. Karena itu utk yg punya sejarah asma, coba perhatikan gejala tersebut. Puji Tuhan saya sudah 2,5 tahun lebih setelah dirawat karena infeksi batu empedu tidak pernah kumat lagi. Tapi mari kita tetap jaga pola makan, karena bagi yg sudah diangkat kantong empedunya, pembentukan batu empedu di saluran empedu juga masih dapat terjadi. Terimakasih. Maaf jika mungkin ada yg salah.

  45. setelah eksplore lebih dalam, ternyata metode ini mirip dengan metode milik andreas moritz.
    sekalian saya mau bertanya, apakah setelah memakan sejumlah apel tersebut ada perih yang dirasakan pada bagian perut kanan? ibu saya baru sehari mencoba metode ini, tapi mengeluh karena perih sampai sampai tidak bisa tidur.

  46. Pagi mas msahputra, saya sejak tahun 2012 akhir menderita penyakit ini, dari hasil usg terdapat 2 buah batu, saya sudah coba terapi dengan menggunakan jus buah noni, tapi saya belum usg lagi, rencananya mulai besok saya mau coba terapi apel ini, mohon do’a dan supportnya mas, mdh2an berhasil..
    Bismillah…

  47. Saya penderita batu empedu multiple..alias byk penuh sekantung empedu…selma 3thn saya punya batu emepdu berobt kemana2 ke herbal ke semua dktr ke semua rs tp tak kunjung hilang….saya sdh menggunakan apel dgn cara di atas dgn di pantau oleh seorg dkter dan dia pun juga seorg herbalis.krn kata beliau tdk boleh sembarang terapi apel sprt itu takutnya tersumbat….lalu ada slah satu tmn saya sembuh ke herbalis tp harganya 15juta sampai dgn sembuh dan benar2 bersih byk yg org sembuh dgn beliau demi kesembuhan saya lakukan 1thn saya memakai herbal2 dr beliau tp mungkin nasib baik tdk berpihak kpd saya tetap tdk berhasil…juni 2015 merupakan hr kiamat bagi saya saya hrs mengibarkan bendera putih dan pasrah di meja operasi krn limfa saya sdh aga membesar dan saya kena radang usus akibat trallu srg memakai herbal….dampak dr adanya batu empedu bsa kmna2 bhkn bsa ke pankreas…stlh saya diangkt kantung empedunya alhamdullilah sehat dan pola mkana saya tetap terjaga..oia kita ada WA utk para pendrita batu empedu yg mau ikut gabung silahkan email saya ke restein.bally@gmail.com…FB group…gallbladder healthy together…

    Restein

    1. Mau dong wa nya mau tanya2 soal penyakt empedu krn saya sakit batu empedu skrg hampir tiap hari sakit trs

  48. Saya pertama kali kena serangan karena batu empedu (pankreatitis) di tahun 2011. Saat saya dirawat 9 hari dan selama 7 hari tidak boleh makan & minum. Pada saat itu juga dokter sudah merekomendasikan untuk melakukan operasi membuang kantung empedu. Pada saat yang sama, ipar saya pun terkena batu empedu dan dia menjalani operasi. Sayangnya hasil dari operasi itu kurang bagus karena saya lihat makin lama kondisinya kurang bagus, mudah lelah, dan perutnya makin sensitif. Dari situ saya putuskan bahwa operasi adalah opsi terakhir. Sejak itu saya mencari2 informasi dan salah 1-nya adalah artikel dari Dr Lai Chiu Nan di atas. Kemudian saya juga mencari referensi lain yang membawa saya ke forum CureZone. Salah 1 forumnya adalah tentang Liver Flush oleh Dr Clark Huda. Inti terapinya sama. Di sana banyak testimoni dan analisa bahkan dari dokter spesialis yang menunjukkan hasil Lab setelah melakukan Liver Flush. Teman2 mungkin juga bisa coba lihat2 referensi dari sana karena banyak pertanyaan2 di atas ada jawabannya.

    Saya sudah melakukan terapi ini sejak 2011 sebanyak sekitar 20-an kali. Kalau dari pengalaman saya, terapi ini memang tidak menjamin 100% bahwa batu empedu bisa keluar. Kondisi tubuh & mental ikut mempengaruhi hasil terapi ini. Yang jelas, sejak 2011 itu, saya masih mengalami serangan ringan (tidak sampai masuk RS) belasan kali dengan catatan saya tidak melakukan diet apapun kecuali menghindari lemak, alkohol, & soda. Dari USG masih tampak batu2 kecil (tidak terlalu jelas) dan jika dibandingkan dengan hasil USG di 2011, hanya berkurang sedikit jumlahnya.

    Jadi sekarang terapi ini saya jalankan apabila saya mulai merasakan penyumbatan akibat batu empedu, dan biasanya setelah terapi saya merasa jauh lebih baik. Saya juga pernah mengkonsumsi Pusaka Ambon (yang katanya bisa menghilangkan batu empedu) tapi karena kuatir dengan banyaknya pil yang harus saya minum, saya hanya mengkonsumsi Pusaka Ambon itu selama 2 minggu. Saya pribadi akan terus melakukan terapi ini selama masih terasa membantu, tapi jika pada saatnya sudah tidak terasa manfaatnya lagi, mungkin saya akan mengambil opsi operasi.

    Cheers!

  49. Saya penderita batu empedu mulai terdektesi dgn usg thn 2009. Di rs sdh 18 hri tpi tdk mau utk dioperasi. akhirnya plg kembali. Tahun berganti tahun efeknya mulai terasa. Lambung sering sakit sampau di tulang blkg. Sampai2 bln september 2015 lalu sempat menjalani MRI tulang blkg takutnya ada penyempitan urat saraf tulang blkg menurut dkter ahli bedah saraf. Trnyata hasil negatif. Semua baik baik saja. Desember 2015 masuk rs dan usg empedu tenyata batu sudah 4 dngan diameter 0.5cm dan efeknya mengganggu lambung dan tulang blkg, bahkan sering badan panas, mudah lelah apabila,dan vonis dokter harus segera operasi saat itu. Tpi krn msh takut, akhirnya klr rs. Dngan kekuaatan doa, dukungan suami, orang tua, kakak adik, teman2 kntr bahkan sodara yg seorang dkter ahli anastesi, akhirnya keputusan bulat utk operasi. Tgl 29 Januari 2016 tepatnya jumat seminggu yang lalu, saya dioperasi di RS.Siloam oleh dktr ahli bedah pencernaan. Saya dioperasi Laparaskopy, dimana belahan luka kecil2 dgn 4 titik. Dan Puji Tuhan, batu empedu klr, dan skrg masa penyembuhan. 5 hri setelah operasi sdh bisa plg. Dan saya skrg sdh bisa berjalan dan beraktivitas meskipun msh sedikit terbatas baik aktivitas maupun makanan. Semoga ini bermanfaat. Jangan takut untuk operasi krn semua sdh semakin canggih.Dan tentunya tetap berpengharapan kepada Tuhan. TERIMA KASIH

    1. Mba selvi bisa minta no wa nya mau tanya2 soal operasi empedu krn saya penderita batu empedu dan setiap hr sakit trs pdhl sdh mantang makanan

  50. Halo mas, mau tanya, pengobatan apel ini bs di kombinasikan dgn obat dokter ga? Karena saya sdh hampir sebulan mengkonsumsi obat urdafalk plus diet lemak dan minyak..gantinya minyak zaitun apa ya?kata dokter kalo bs di hindari minyak zaitun. Kemudian terapi dgn cuka apel gmn? Takarannya brp sendok sehari? Trims

  51. Saya sekarang sdg menyusui, apakah boleh menjalani terapi apel ini? Karena saya khawatir efek garam inggris pada bayi saya,trims

  52. Mohon maaf kebetulan orang tua saya mengalami hal yang serupa yaitu ada beberapa batu empedu dan yang paling besar sudah berukuran 2,7 cm, berdasarkan hasil USG hari ini, apakah dgn ukuran tersebut masih mampu untuk meleburkan, trima kasih.

  53. Saya juga penderita batu empedu,bln feb saya usg ukuran batu 1.3cm bln september sakit nya kumat setelah usg ulang ternyata batu bertambah dan membesar jd 1.9cm.. apakah batu sebesar itu bisa keluar dengan trapi ini?

  54. sy kmren dr dokter mnglami gejala sering sendawa & perut sblah kanan trsa nyeri & dberi obat asm lambung & vit.tp sy pun mnjalnkn terpi ini,sy sdh konsumsi apel slama 5 hr,yg sy tnyakn apakh maksimal hasil dr trapi ini mski sy mngkonsumsi obat sdh 2 hr ini,bsok adlh penentuany.

    1. saya alhamdulillah maksimal hasilnya. stlh keluar seperti yg ditulis, perut sebelah kanan sakitnya hilang.

      tapi…, klo pola makan masih belum berubah alias masih suka makan berlemak, setelah beberap bulang terasa sakit kembali. belakangan saya menjalankan perubahan pola makan, jadi sebisa mungkin menghindari makan daging dan perbanyak buah serta sayuran. apabila saya melakukan itu perlahan-lahan hilang sendiri sakitnya (tanpa terapi).

  55. Saya sdh pernah coba makan apel trs minum cuka apel eh ternyata malah perut kembung dan keras kedokter lg malah kena tukak lambung krn cuka apel yg asam bikin saya sakit tukak lambung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s