Payoneer Withdrawal in Qatar

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya mengenai bekerja freelance via internet. Untuk contoh media marketplace yang saya gunakan kali ini adalah odesk, namun seharusnya berlaku untuk marketplace lainnya. Dan targetnya saat ini adalah untuk Qatar karena ada permintaan dari rekan mengenai proses penerimaan dana bagi freelancer di Qatar.

Jika kita search freelancer dari Qatar di marketplace odesk sebenarnya ada banyak. Mulai dari remaja, ibu rumah tangga, hingga pekerja berstatus expatriate itu sendiri. Hal ini tidak mengherankan, seperti pernah saya tulis sebelumnya disini bahwa kualitas internet di Qatar sangat baik dan tersedia bagi siapa saja berdomisili di Qatar. Banyak saya lihat *mungkin* istri-istri para expatriate menerima pekerjaan freelance sepeti menulis. Dan bukan rahasia lagi jika para expatriate yang bekerja di Qatar adalah expert dibidangnya, jadi kalaupun menerima job freelance bisa dipastikan skill pada bidang tersebut sudah sangat baik sehingga clientpun lebih mudah menerima (mis: project management, accounting, dsb). Saya sempat melihat profile salah satu freelancer dari Qatar yang mengerjakan project freelance bidang management, total hoursnya sudah tinggi dan rate per hournya ya jangan ditanya. Faktor pendukung lain adalah tidak semua orang yang bekerja di Qatar sudah berkeluarga, jadi setelah pekerjaan di kantornya selesai bisa punya cukup banyak waktu luang untuk mengerjakan project freelance. Jangan lupa juga bahwa pekerjaan freelance ini sifatnya worldwide, jadi client tidak harus satu satuan waktu dengan kita. Ketika warga Qatar selesai jam kerjanya dan malam tiba, maka itu berarti pagi hari di negara-negara seperti US. Dengan spare waktu 2-3 jam dimalam hari maka seseoarang dapat menyelesaikan pekerjaan freelance setelah jam kantor.

Kembali pada topik withdrawal di Qatar, sebelum mulai bekerja saya memutuskan untuk melihat beberapa kemungkinan proses pembayaran. Diantara proses pembayaran yang diberikan oleh odesk akhirnya saya memutuskan untuk mencoba payoneer. Berikut ini pilihan metode pembayaran yang diberikan oleh odesk:

Image

Bisa dilihat bahwa wire transfer ke Qatar fee nya sangat mahal, 30 USD. Berdasarkan informasi dari rekan, fee ke Indonesia (mis. bank BCA) jauh lebih murah. Jadi wire transfer bukan pilihan yang baik klo kita tinggal di Qatar. Sebelumnya saya sempat membaca referensi mengenai skrill yang kurang baik dari odesker Indonesia di group FB, sehingga pilihan saya jatuh pada paypal ataupun payoneer. Saya pengguna lama paypal, tapi belum pernah tarik duit dari paypal ke bank. Yang ada juga duit ditarik oleh paypal karena beli barang di internet he..he..

Untuk payoneer intinya adalah setelah melakukan registrasi, kita akan dikirim semacam prepaid debit mastercard. Tentu saja data yang diisi adalah data asli. Saya dengar payoneer sulit untuk mereka yang bermukim di Indonesia karena banyaknya kasus penipuan atau data palsu, namun untuk wilayah Qatar saya yakin tidak ada masalah. Dan seperti janji ketika proses registrasi (registrasi gratis, via internet, cukup masukan data-data), prepaid debit mastercard tipe master card dari payoneer sampai sekitar 1 bulan.

Image

Setelah yakin dengan masalah pembayaran, maka saya mulai menerima job di odesk.

Seminggu setelah bekerja, maka timesheet masuk ke client. Client akan diberikan waktu satu minggu untuk melakukan review, dan setelah approved maka minggu berikutnya adalah minggu kita menerima pembayaran. Ini adalah metode untuk pekerjaan yang sifatnya hourly dan dijamin oleh odesk.

Hourly rate di odesk akan mendapatkan bayaran setiap hari rabu, jadi timesheet yang sudah di approve oleh client akan masuk ke account kita di odesk hari rabu minggu berikutnya. Ketika dana sudah tersedia pada account odesk milik kita, maka kita bisa meminta odesk untuk mengirimkan dana tersebut ke metode pembayaran yang kita pilih. Untuk mengirimkan dana ke payoneer, Odesk akan mengenakan charge sebesar 2 USD. Jadi jika kita memberikan order kepada odesk untuk mengirimkan 100 USD ke payoneer, odesk akan mengirimkan sebesar 98 USD ke rekening payoneer kita.

Selanjutnya kita tinggal buka account payoneer milik kita dan melihat ada dana sebesar 98 USD kiriman dari odesk. Bisa langsung ditarik dari prepaid debit mastercard? nope. Kita harus melakukan load dana dari rekening payoneer ke prepaid debit mastercard yang kita pegang. Untuk immediate load (dana langsung masuk 2 jam setelah kita load) dikenakan biaya sebesar $2.50. Sedangkan jika load normal dana akan masuk dalam waktu 2 hari tanpa charge.

Yang perlu diketahui adalah saat pertama kali proses load dana ke prepaid debit mastercard akan dikenakan charge activation plus maintenance fee bulan pertama. Berikut ini charge yang dikenakan kepada saya saat proses load pertama kali (waktu itu pakai metode immediate load sehingga ada tambahan $2.50):

Image

Image

Setelah proses load selesai maka kita akan mendapatkan notifikasi via email. Saatnya mengambil dana tersebut via ATM.

Menurut referensi dari payoneer, kita bisa menarik dana dari ATM manapun yang mendukung jaringan master card. Di Qatar saya pilih QNB. Dan payoneer sudah mengingatkan kita untuk berhati-hati ketika menarik dana karena ada beberapa ATM yang menelan kartu kita apabila saldonya tidak cukup. Karena itu saya pilih penarikan dana pada ATM bank QNB yang ada kantornya (mis. di mall). Jadi kalaupun tertelan proses nya bisa lebih mudah.

Di menu ATM QNB, saya cukup memasukan no pin. Kemudian pilih menu credit card. Dan sampailah pada menu biasa seperti withdrawal ataupun balance inquiry. Untuk cek balance, kita akan dikenakan charge juga. Jika ingin ambil dana dan gagal karena saldo kurang, juga akan tetap kena charge. Karena penasaran, saya coba keduanya dan memang benar kena charge.

ImageImage

Proses penarikan berjalan lancar. Dan dana pun keluar dengan mulus dari ATM QNB 🙂

Pelajaran yang dapat diambil adalah sebaiknya kita cek dulu via internet berapa saldo yang tersedia, dan kemudian convert berdasarkan kurs saat itu ke Qatar Riyal. Setelah itu tentukan berapa dana yang akan diambil. Jangan lupa klo di ATM yang kelipatannya adalah 50 QR maka dijadikan pertimbangan juga, karena klo gagal saat penarikan berarti sudah kena charge.

Have fun with your work and money, dude! 😉

PS: Saya rasa memiliki prepaid debit mastercard dari payoneer ada kelebihan lain. Selama ini saya tidak pernah percaya dengan situs apapun yang meminta data kartu kredit, selalu menggunakan media seperti paypal, atau kalaupun membeli di apple store setidaknya data kartu kredit disimpan dalam account itunes milik kita. Namun ada kalanya service-service tertentu seperti tempat download uploaded.to tidak menggunakan paypal sehingga satu-satunya cara harus masukin data kartu kredit. Berhubung kartu kredit pribadi sangat riskan, prepaid debit mastercard tipe payoneer seharunya lebih less-risk. Bisa digunakan untuk membeli suatu service, kalaupun payment gateway service tersebut jebol oleh sang hacker data yang didapatkan ‘hanya’ data kartu payoneer milik kita. Tentu saja kita harus memastikan bahwa dana di kartu tidak tersedia dalam jumlah banyak, ketika load ke kartu harus segera diambil via atm. Jadi dana yang tersedia di kartu hanya secukupnya saja. CMIIW.

Advertisements

3 thoughts on “Payoneer Withdrawal in Qatar

  1. salam kenal ya mas… thanks sharing info penarikan uang
    pake payoneer nya….

    malahan tmen2 di indonesia blm terbiasa dgn kartu yg satu ini,.
    mgkin bisa share dpt project yg bayarannya ke payoneer dpt drmna sja?

    sdg mncari margin yg balanced dgn international price ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s