Freelance Job via Internet

Baru-baru ini ada tulisan mengenai TOP 5 Best jobs menurut survey yang dilakukan oleh US: http://pinoria.com/better-software-programmer-doctor. Benarkah?!

Melihat situasi dunia saat ini hasil survey tersebut memang valid, walaupun sebenarnya kita bisa bilang kondisi diatas sangat valid bagi negara US. Bagaimana dengan Indonesia? saya tidak begitu tau kondisi para pekerja IT di Indonesia, tapi saya yakin tergantung dengan employer nya. Klo di perusahaan besar bisa dipastikan dapatnya juga lebih besar. Di Indonesia juga saya lihat banyak kesempatan untuk membuka startup dan mengerjakan project-project IT mis. banyak pilkada dan besar kemungkinan banyak project disetiap daerah untuk katakanlah membuat website bagi caleg. Itu baru contoh kecil saja.

Potensi pekerja IT, ataupun orang yang memiliki keahlian di bidang IT bisa juga melalui dunia freelance di internet. Link yang saya berikan diawal itu acuannya pekerja IT yang bekerja disatu perusahaan, berapa besar kesempatan orang dengan potensi IT bisa mendapatkan pekerjaan tanpa bekerja disatu perusahaan? jawaban nya adalah cukup besar. Silahkan browsing dan lihat ke situs-situs seperti http://www.odesk.com ataupun http://www.elance.com, situs marketplace tempat bertemunya antara pemilik project dan pencari job. Di odesk / elance sebenarnya bukan sebatas bidang IT, tapi ada beragam bidang lainnya termasuk project management ataupun logistic. Namun memang pekerjaan yang berhubungan dengan IT adalah pekerjaan yang paling mudah ditemukan disana. Ini menunjukan betapa besarnya kesempatan para pekerja IT ataupun individu yang memiliki potensi di bidang IT dimanapun berada serta apapun latar belakangnya untuk mendapatkan pekerjaan. Selama kita memiliki spesifikasi yang dibutuhkan, harga yang sesuai dengan budget client, serta lolos proses interview online maka pekerjaan tersebut akan menjadi milik kita.

Berikut ini contoh beberapa lowongan yang ada di odesk:

content creator

content writer

networking

server administration

Lowongan-lowongan diatas menggambarkan variasi freelance job yang ada di odesk. Dan itu baru sebagian kecilnya saja. Namun bisa dilihat mulai dari sekedar pekerjaan mudah (copy / paste, content writing) dengan bayaran 30 usd sampai ke pekerjaan yang bayarannya perjam. Projectnya pun tidak harus datang dari client perusahaan besar, banyak juga individu yang membutuhkan bantuan membuka lowongan disitu walaupun dengan budget katakanlah 50 usd (fixed price). 50 usd ~ Rp. 500rb cukup lumayan bukan, apalagi jika bisa selesai dalam waktu katakanlah 1 jam 🙂

Lebih asik lagi pekerjaan seperti dibawah ini, iPhone application tester untuk wilayah Indonesia:

test iPhone apps in indonesia

Menurut saya lowongan-lowongan pekerjaan freelance seperti odesk ini bisa juga menjadi hiburan bagi pencari challenge. Bisa saja kita sudah expert didunia tempat kita bekerja, sudah tidak banyak challenge karena kita sudah tau seluk beluk pekerjaan tersebut setelah bertahun-tahun bergelu di tempat yang sama. Dengan adanya kesempatan pekerjaan freelance semacam ini kita tidak tahu tantangan seperti apa yang dimiliki oleh pekerjaan tersebut, setiap mengerjakan project hingga saat ini saya selalu mendapatkan tantangan baru dan tanpa disadari melalui proses ‘bergelut’ dengan tantangan-tantangan tersebut skill individu saya pun semakin bertambah. Dan alhasil, skill yang dimiliki bukan terbatas pada dunia pekerjaan permanen saat ini namun berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi diluar tempat saya bekerja.

Di facebook ada group odesker Indonesia, tempat berkumpulnya para pekerja freelance odesk untuk saling berbagi cerita. Saya salut sekaligus iri dengan mereka, diantara mereka bahkan ada yang masih berstatus kuliah (dan rasanya ini banyak) namun sudah mendapatkan penghasilan dengan bayaran dolar. Dengan penghasilan tersebut mereka bisa membayar kuliah sendiri, bahkan bisa mulai memberi kepada orang tua ataupun membantu sanak keluarganya yang lain. Dari cerita-cerita mereka juga banyak yang unik serta lucu, seperti pandangan para tetangga yang melihat si pemilik rumah kerjanya setiap hari dirumah saja, jalan-jalan saja dengan anaknya, tapi duitnya banyak dan bisa beli ini itu. Benar, banyak orang Indonesia yang belum paham mengenai bekerja secara remote. Jangankan Indonesia, diluar negeri pun trend bekerja remote saat ini masih belum banyak yang aware. Itu sebabnya saya sering sekali menyarankan orang-orang untuk membaca buku dengan judul “Remote: Office Not Required“. Bukan saja berguna bagi para pencari kerja / freelancer, namun juga berguna apabila kita memiliki peran sebagai pemilik project / client.

Itung-itungan bekerja sebagai freelance juga cukup lumayan. Katakanlah yang rutin perjam, jika mendapatkan project dengan budget 5 usd / hour, dan dalam satu hari seseorang menghabiskan 5 jam dengan 5 hari per minggu, maka dalam 1 bulan akan mendapatkan pemasukan sekitar 500 usd ~ Rp. 5jt. Ini itung-itungan dari satu project yang dijalankan dengan santai dan rate per jamnya kecil. Cukup lumayan bukan apalagi untuk di Indonesia?

Tentu saja dunia freelance bukan hanya untuk pekerjaan dengan harga budget kecil. Bisa coba lihat profile salah satu odesker berikut ini:

experienced freelancer

Bisa dilihat jumlah hours-nya (1,324) yang berarti freelancer tersebut sudah mengerjakan project di odesk sebanyak 1,324 jam. Dan silahkan dilihat rate per hoursnya :). Walaupun mungkin untuk setiap project dia tidak memasang harga tersebut, namun tetap saja menunjukan bahw pekerjaan freelance cakupannya sangat besar mulai dari bayaran kecil hingga sangat besar.

Jika hal diatas dilihat dari sisi freelancer, kita bisa lihat juga dari sisi client seperti berikut:

client

Client yang sudah menghabiskan lebih dari 50k USD melalui media odesk. Client seperti ini juga cukup banyak di odesk.

Cukup banyak juga client yang menginginkan term jangka panjang seperti 3-6 bulan. Di media seperti odesk juga terdapat sistem feedback, jadi semakin banyak jumlah jam kita bekerja di odesk dengan rate prestasi yang tinggi (mendapatkan bintang dengan range 1-5) maka semakin mudah ketika apply suatu pekerjaan. Untuk masalah operasional dan pengalaman silahkan bergabung di group odesker Indonesia saja.

All in all, dunia IT saat ini sedang merajai dunia. Jadi tidak salah hasil survey diawal artikel bahwa pekerja IT lebih populer dan lebih dibutuhkan daripada pekerjaan dokter saat ini.

Di Indonesia banyak orang sepertinya ‘hopeless’ dengan karir didunia IT. Banyak beranggapan lulusan IT sudah banyak, lapangan pekerjaan di Indonesia sudah tidak menghargai para pekerja IT alhasil bayarannya murah. Jika itu kasus anda dan merasa bahwa skill yang dimiliki seharusnya bisa mendapatkan penghasilan lebih, silahkan coba kedunia freelance dan silahkan buktikan sendiri mengerjakan project-project world class dengan skill yang dimiliki. Jika sukses setidaknya akan langsung merasakan efek ‘gaji dolar makan warteg’, alias bayaran dolar tapi biaya hidup murah (karena tinggal di Indonesia). Buah dari kesuksesan tersebut bisa jadi mendapatkan invitasi untuk bekerja di luar negeri apabila sang client puas dan tertarik dengan skill yang anda miliki.

Cukup banyak hal-hal lain yang saya lihat dapat diambil manfaat dari media marketplace seperti odesk ini. Mungkin akan disambung dilain waktu. Semoga tulisan kali ini bermanfaat terutama bagi rekan-rekan IT di Indonesia.

PS: Tulisan ini juga layaknya tulisan beberapa rekan lain yang berupaya ikut menjawab pertanyaan dari seseorang yang mempertanyakan “Kalau internetnya cepat mau dipakai buat apa?”. Freelance job via internet seperti ini tidak akan bisa terwujud dengan mudah apabila tidak disupport dengan internet cepat dan terjangkau sehingga kesempatan para freelancer Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan lebih kecil dibandingkan freelancer dari negara lain. Katakanlah menjadi system administrator, bagaimana mungkin bisa bekerja dengan baik jika internetnya lambat dan putus-putus?! semoga pemerintah Indonesia segera mengganti pertanyaan “untuk apa?” dengan “bagaimana agar internet di Indonesia bisa lebih cepat”.

Advertisements

One thought on “Freelance Job via Internet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s