(old) Students Community STT Telkom

Baru-baru ini saya beberapa kali membaca berita tentang STT Telkom, namanya sih sudah berubah ya klo tidak salah sekarang jadi universitas telkom, tapi saya sebut stt telkom sajalah karena dulu saat jaman kuliah itulah namanya. Singkat cerita terlemparlah ke website resmi stt telkom sekarang yang beralamat di http://www.ittelkom.ac.id. Saya lihat lingkungan kampus-nya sudah jauuuh berbeda dengan saat tahun 2006 dulu. Saya lupa-lupa ingat kapan terakhir main ke kampus stt telkom, klo tidak salah tahun 2010 ketika ada seminar echo disana dan iseng-iseng dengan beberapa rekan ikutan melihat seminar mereka. Biasanya jika liburan setidaknya saya dan istri berkunjung ke bandung walaupun cuma beberapa hari, namun tidak pernah mengunjungi kampus stt telkom. Bahkan liburan tahun ini pun tidak mengunjungi bandung sama sekali, lihat gambar-gambar kampus saat ini jadi ingin juga nih berkunjung kesana, liburan tahun 2014 deh insya allah.

Nah jadi inget deh forum students stt telkom, dulu sih alamatnya di http://students.stttelkom.ac.id, sekarang jadi http://students.itttelkom.ac.id. Klo tidak salah tahun lalu apa ya sempat juga berkunjung kesana tapi cuma buka-buka post lama, sekarang coba login kembali tapi lupa password. Iseng pakai salah satu email untuk recover password eh dapat reply (walaupun masuk ke spam box), dan akhirnya bisa login kembali.

Lucu juga klo baca tulisan jaman kuliah dulu, salah satunya di private message. Jadi salah satu ceritanya saya hack server students, saya ingat sekali hole-nya bukan saya yang menemukan tapi anak-anak lab CnC (hi guuuys) yang saat itu masih hobi jadi hantu lab, saya sih cuma meneruskan saja hingga tanam backdoor, main-main bentar di servernya, dan sok-sok an kasih tau ke admin nya. Maklum, dulu kan masih kental filosofi aksi kasih tau ke admin klo ada hole. Berikut ini snapshot cuplikan message dengan admin nya:

Private Message 1

Private Message 2

Jaman saya sebenarnya cukup telat, karena jaman senior-senior angkatan 98-2000 lebih seru lagi aksi hack antar lab, bahkan ada kisah romantis karena salah satu legendaris lab cnc berhasil hack kompi lab lain dan meninggalkan pesan cinta untuk salah satu asisten lab disana (dan pada akhirnya mrk menikah. siapa hayooo… 🙂 ).

Setelah masuk dunia kerja seringkali di beberapa kesempatan ketika ngalor ngidul ngobrolin sekolah jaman dahulu, saya selalu mengatakan bahwa kehidupan lab jaman kuliah dulu adalah pengalaman yang sangat sangat berharga bagi saya pribadi. Saya termasuk yang hobi menghabiskan waktu di lab untuk belajar secara otodidak dan keras melalui internet, jaman dahulu internet tidak seperti sekarang, jika kita tidak bersedia bawa kompi (komputer desktop) dari kost an untuk kemudian diletakan di lab dan menyambung ke jaringan intranet kampus maka tidak bisa menikmati internet gratisan 24/7, walaupun saat itu saya cukup beruntung karena pada akhirnya bisa pake laptop, dan karena kost an jauh di dago serta malas nginap di lab alhasil setiap hari pulang pergi beberapa kali naik turun angkot (dayeuh kolot – dago euy) dengan bawa-bawa laptop yang beratnya beberapa kilogram (laptop jadul kan berat-berat dan guede). Kembali ke pengalaman lab, saya malah cenderung malas masuk kelas sejak jadi anggota asisten lab riset lab cnc, pikiran saat itu terlalu menjenuhkan duduk didalam kelas dan mendengarkan semua serba teori, maunya ya belajar oprek-oprek saja langsung di lab. Namun pengalaman sangat berharga itulah yang membawa berkah hingga kehidupan sekarang, bisa dikatakan proses belajar otodidak itu terbawa hingga tahun-tahun berikutnya sehingga tanpa sadar dimanapun dan kapanpun saya jadi terbiasa belajar sendiri tanpa menunggu disuapin. Itu adalah pelajaran berharga yang diajarkan oleh senior-senior lab cnc angkatan sebelum saya dan kemudian dijadikan filosofi turun menurun pada anggota asisten lab CnC, banyak fasilitas di lab bahkan mesin solaris tua saat itu pun ada, tinggal kitanya saja mau atau tidak belajar.

Beberapa saat yang lalu saya membaca pada salah satu link forum bahwa ada anak yang akan masuk kuliah bingung memilih antara IT Telkom (nama yang dikenal sekarang) dengan ITB, saya rasa dia bingung karena sama-sama masuk jurusan elektro dikedua kampus tersebut. Padahal setidaknya jaman saya dahulu tahun 2001, jika ada pilihan elektro itb (no.2 paling tinggi dan diminati) dengan elektro stt telkom saya yakin sekali orang akan memilih TE ITB, namun sepertinya (sepertinya loh ya) sekarang STT Telkom sudah dianggap setaraf dengan ITB. Saya sendiri sebenarnya dulu jurusan IF (Teknik Informatika) hanya saja ketertarikan saya pada bidang sistem operasi dan jaringan komputer lebih besar dibandingkan pada programming, itu sebabnya masuk lab yang sebenarnya milik teknik elektro. Sebetulnya cukup beruntung, somehow tahun itu mereka buka lowongan asisten riset untuk semua jurusan dan pada akhirnya tidak terima lagi, jadilah saya sebagai orang pertama dan terakhir serta satu-satunya non-TE yang masuk lab CnC.

Berkaca pada kemandirian mahasiswa terutama lingkungan asisten-asisten lab jaman dahulu saya tidak kaget jika pada akhirnya STT Telkom bisa dianggap setara dengan ITB, saya bisa lihat sendiri kualitas teman-teman STT Telkom dulu khususnya yang aktif di lab ketika nyemplung ke dunia kerja rata-rata sukses dan mandiri. Bukan berarti non-lab tidak sukses loh ya, hanya saja lingkungan saya dulu lebih banyak anak-anak lab seperti yang aktif di forum students ataupun hobi chat di irc students karena ya yang join dulu memang komunitas anak-anak lab kampus, jadi saya tidak begitu banyak kenal dengan teman-teman lain yang non-lab.

Hm, jadi penasaran nih bagaimana ya suasana kehidupan lab di STT Telkom jaman sekarang, apakah lab CnC masih ada?

PS: sebenarnya cerita hole di server students saat itu tidak berhenti begitu saja ketika hole tersebut di closed. saya tidak begitu ingat jenis hole yang kedua namun yang pasti tidak dipublish ke siapapun dan backdoor tertanam dengan rapih. ketika menyusun TA saya membutuhkan traffic data yang cukup besar sebagai ‘seeder’ untuk implementasi algorithm ‘Artificial Neural Network’, sempat meletakan kompi di ruangan dosen yang menyambung ke network dengan banyak traffic tapi data yang terkumpul entah kenapa tidak cukup (sepertinya salah taro saat itu). karena waktu yang mepet sekali, saya coba ‘gunakan’ server students untuk menanam sensor dan hasilnya cukup mencengangkan…dalam beberapa jam saja traffic yang saya butuhkan sudah terkumpul cukup banyak. data itulah yang digunakan untuk TA. rahasia baru terbuka sekarang, tapi saya jadi ingin mengucapkan banyak terima kasih pada server students karena telah membantu saya lulus hehehe. salut juga karena admin yang sekarang masih menjaga database forum jaman dahulu sehingga masih seru untuk dilihat-lihat 🙂

Update: ternyata setelah baca private message lanjutan hal diatas bukan rahasia lagi. dan ceritanya sih tidak ada hole kedua tapi karena backdoor si ‘bot-lucu’ masih belum dirapihin (hm, atau itu cuma pengakuan saat itu ya. tauk deh lupa ;p). pengakuan sudah dibuat kepada sang admin yang ternyata saat itu sudah tidak banyak campur tangan dengan pengurusan server, dan dosen yang bersangkutan rupanya sudah sempat saya ceritakan hi..hi..hi, ya sudahlah, terima kasih untuk dukungan nya yaa.

Private Message 3

Private Message 4

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s