Training Pasar Saham Menggunakan Technical Analysis (2)

Selesai training hari ke-2 isi kepala saya mulai campur aduk antara rasa senang karena akhirnya bisa memahami dunia yang sempat membuat penasaran selama bertahun-tahun sebelumnya (mis: kenapa orang-orang di lantai bursa saham selalu terlihat ‘in a rush’), rasa senang karena akhirnya mulai bisa memahami bagaimana para profesional menghancurkan pasar saham, dan yang pasti senang karena mendapatkan ilmu baru yang terasa sangat fresh.

Sebagai catatan pribadi, lepas hari kedua saya semakin yakin pada diri sendiri bahwa stock market adalah sebuah game, a gambling game using real money. Jika ada yang pernah main poker di facebook maka semuanya sangat mirip. Membawa masuk sejumlah uang, bermain dengan para pemain lain dimeja yang sama, dan keluar meja dengan 2 hasil: lose money, or win money. Jika uang kita sedikit maka silahkan bermain di meja kecil, tapi jika uang kita banyak maka kita bisa main di meja besar. Atau ketika uang kita banyak dan cerdas, maka kita bisa masuk ke meja kecil, win the game, dan menghabiskan uang para pemain kecil hingga milik mereka ludes dan out of the game. Jika dalam poker game media yang digunakan adalah kartu, maka dalam pasar saham media yang digunakan adalah stock / saham. Sama halnya dengan permainan dipasar uang, atau yang lebih terbaru…bitcoin exchange. Baru saja saya membaca berita bahwa bitcoin yang 6 minggu lalu seharga $35 saat ini sudah menembus angka $235 karena ulah para spekulan. Minggu lalu tentu saja masih bingung apabila membaca berita serupa, namun saat ini sudah mulai pahamlah kenapa bisa begitu berkat ilmu baru :p.

Back to training…

Profesor elsayed membuka semua rahasia, dia mengajarkan ilmu pengetahuan yang benar dan yang kotor dengan tujuan apabila kita masuk ke pasar saham maka kita akan bisa mengetahui apabila ada profesional yang mulai memainkan harga sehingga bisa lebih hati-hati. Saya sendiri masih meraba-raba jadi belum mampu menjabarkan apa yang ada didalam isi kepala dalam bentuk tulisan. Namun intinya hari kedua tersebut adalah mengenal dan memahami 3 buah cart dasar: line chart, bar chart, serta japanese candle chart.

Pengenalan dimulai dari basic setiap chart, hingga penggunaannya di real market. Berikut dua contoh penggunaan japanese candle chart terhadap 2 stock market middle-east selama 6 bulan terakhir: Kuwait dan Qatar.

Kuwait Stock Market - Candle

Qatar Stock Market - Candle

Prinsip penting dari profesor elsayeed adalah walaupun saat ini tersedia beragam tools pembuatan chart dari data real melalui program komputer namun setiap orang diwajibkan berusaha membuat sendiri secara manual chart-chart yang sudah diajarkan dengan mengacu pada referensi salah satu stock, dengan demikian maka kita akan paham lebih dalam mengenai prinsip setiap chart sehingga ketika kita membaca suatu chart maka akan dengan mudah sekali meng-interpretasikan summary dari chart tersebut untuk kemudian mengambil suatu keputusan.

Nah dari kedua contoh chart tersebut yang menarik adalah fakta bahwa pasar saham di kuwait jauh lebih bersih dari para spekulan dibandingkan pasar saham Qatar. Hal tersebut bisa dilihat dengan mudah pada chart kuwait japanesse candle chartnya naik dengan mulus, sedangkan pada pasar Qatar selama 6 bulan terakhir terjadi lonjakan bahkan ‘gap’. Menurut profesor, apabila chart suatu pasar seperti Qatar maka dipastikan banyak sekali aksi para spekulan & profesional ‘menggodok’ harga saham. Tujuannya tentu saja untuk mendapatkan keuntungan instant dalam waktu relatif singkat.

Dijelaskan juga beragam intrik seperti mengapa suatu stok bisa naik secara drastis dan juga turun secara drastis menjelang hari pembagian dividen, termasuk intrik-intrik seperti kebocoran informasi dari orang dalam perusahaan yang terdaftar dalam pasar saham.

Banyak sekali ilmu & informasi yang didapatkan, pastinya sang profesor mengatakan bagi para peserta untuk menahan diri dulu terutama yang baru mau mulai menjadi investor, setidaknya menunggu sampai training 5 hari ini selesai dan membaca materi yang akan diberikan dalam bentuk CD. Fokus perkenalan adalah pasar saham Qatar sehingga hal-hal spesifik seperti trend ‘hammer’, ‘hanging man’, dsb yang jelas terjadi di pasar saham Qatar berdasarkan analisis profesor menjadi fokus utama.

Melalui training ini profesor elsayeed menekankan pentingnya pemahaman menjadi ‘the real investor’, yaitu investor jangka panjang yang bukan hanya tertarik pada keuntungan sesaat. Ambil contoh sederhana pada stock market kuwait diatas dimana dalam waktu 6 bulan naik 1,000 index point dari 5,800 ke 6,800. Katakanlah kita mengiventasikan uang sebesar 1,000 KD (Kuwait Dinar) melalui portfolio yang tersebar pada beberapa saham di stock market kuwait, dan secara rata-rata index seluruh saham naik 1,000 poin maka bisa jadi total harga saham (bisa dikatakan total aset yang kita investasikan) yang kita miliki naik dari 1,000 KD menjadi 1,300 KD dalam waktu 6 bulan.

1 KD ~ Rp.34,000
1000 KD ~ Rp. 34,000,000
300 KD ~ Rp. 10,100,000

Jika kita simpan uang dibank sejumlah Rp.34,000,000 apakah dalam 6 bulan bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp.10,000,000 sehingga uang simpanan kita naik jadi Rp. 44,000,000? jawabannya tentu tidak :). Profesor elsayeed memperkenalkan teori technical analysis tujuannya adalah agar kita sebagai long-term investor bisa segera menganalisis kapan waktunya menarik dana tersebut. Misalnya kita melalui suatu perhitungan mengetahui setelah menyentuh harga sekian di bulan april maka harga saham akan turun, maka kita bisa menarik kembali dana kita dan di investasikan dalam bentuk lain misalnya emas. Melalui analisis kita juga akan melihat pada bulan apa harga saham akan merangkak naik kembali, maka pada saat itulah kita bisa memutuskan untuk membeli kembali. Investor seperti inilah yang ditekankan oleh profesor elsayeed, jadi bukan para spekulan yang masuk pasar saham setiap hari dengan membawa sejumlah cash dan tanpa peduli bagaimana caranya maka hari itu dia bisa membawa keluar sejumlah cash tambahan.

Saya tidak bisa mengomentari apakah long-term investment seperti ini benar / salah dari sudut pandang agama karena ilmunya tidak cukup, yang pasti pada bagian awal sudah diceritakan bahwa pada dasarnya ya it’s a game, a gamble game jadi bisa disimpulkan sendiri :). Tapi sekarang jadi paham kenapa investasi saham menjadi salah satu pilihan diantara ragam opsi lain bagi mereka yang memiliki dana lebih, karena ya itu tadi…jika kita cerdas maka kita bisa mendapatkan keuntungan dari uang yang kita miliki sehingga seakan-akan uang tersebut bertambah layaknya menjalankan sebuah usaha / bisnis. Contoh diatas untuk modal investasi saham sebesar Rp.34,000,000, tentunya bisa dibayangkan jika bermain di-meja besar dengan harga yang fantastis dan mendapatkan keuntungan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s