Arabic Style

Pada suatu kesempatan dikantor, saya ditanya oleh salah seorang PM (Project Manager) ketika sedang ngobrol-ngobrol, berikut terjemahan bebasnya:

PM: "Saya rasa kalian orang Indonesia menghisap marijuana saat bekerja.."
Me: (sambil tertawa) "kok bisa mikir seperti itu?"
PM: "Karena kalian terlihat bekerja dengan relax dan tenang walaupun sedang menghadapi masalah, beda dengan kami orang arab yang mudah sekali panik dan tergesa-gesa jika mendengar / menghadapi sedikit masalah..."

Setelah mendengar argumen tersebut saya justru tergelitik untuk bertanya lebih jauh. Saya katakan bahwa selama ini saya memang aware dengan sikap ‘grasak grusuk’ dan kerasnya rekan-rekan dari kawasan arab, tapi saya katakan bahwa saya mengira itu semua hanya perbedaan style saja. Perbedaan style dalam arti, cara berbicara / sikap orang Indonesia memang cenderung lebih halus dan sopan, sedangkan dari kawasan arab cenderung lebih keras namun keras disini bukan berarti disengaja namun karena memang gaya bicara atau penyampaiannya demikian.

Namun ternyata hal tersebut disanggah oleh dia, jadi klo selama ini terlihat keras, bingung, heboh, itu bukan karena didalamnya mereka tenang atau biasa-biasa saja, tapi mereka memang umumnya mudah panik. Dan salah satu interpretasi rasa panik tersebutlah makanya terkesan ‘keras’.

Bertambah lagi satu pengetahuan, tampak simple tapi dalam lingkungan bekerja hal ini bisa menjadi penentu kemampuan adaptasi kita yang tentu saja secara tidak langsung menentukan performa bekerja.

Salah satu keuntungan bekerja di perusahaan multinasional dan berstatus expatriate adalah kita bisa mempelajari beragam karakter orang dari berbagai benua terlebih jika kita tinggal di negara tersebut. Saya sendiri sudah melihat dan merasakan secara langsung bagaimana ‘tabiat’ orang mulai dari asia selatan, africa, eropa timur, south africa, dan sekarang arab. Dari pengalaman tersebut maka setiap kali masuk ke lingkungan baru maka seluruh ‘port’ saya ibaratnya berada dalam ‘listening’ mode. Input dari ragam pengalaman teman didengarkan dengan baik dan dijadikan pelajaran penting ketika berinteraksi dengan mereka.

Kembali ke tipikal orang arab, saya perhatikan kecenderungan yang terjadi adalah orang Indonesia merasa terintimidasi oleh gaya bicara orang-orang arab. Kita orang Indonesia adalah mahluk yang tumbuh dalam lingkungan santun, kalau ada yang bicara keras itu berarti menunjukan amarah dan rasa tidak hormat pada lawan bicara serta bisa diartikan menantang lawan bicara, bahkan tidak jarang memang disertai dengan kata-kata kasar karena memang berniat marah. Ketika kita menghadapi orang arab yang secara eksplisit terlihat demikian, maka kita merasa bahwa itu adalah disengaja dan memang mereka berniat seperti itu kepada kita. Padahal kenyataan yang saya perhatikan pada umumnya adalah memang seperti itulah style mereka, gaya bicara mereka yang suka menantang dan keras walaupun sebenarnya mereka tidak marah bahkan mereka hobi tuh yang namanya debat mulut tapi berbeda dengan orang Indonesia ketika debat mulut akan keluar sumpah serapah, orang-orang arab yang selama ini saya lihat ketika debat mulut ya kata-katanya biasa saja tidak sumpah serapah penuh penghinaan namun memang gaya dan suaranya keras serta menantang.

Saya sendiri berkali-kali sempat dibuat kesal juga dengan tingkah polah masyarakat arab, namun seiring dengan berjalannya waktu mulai terbiasa. Bahkan sekarang mulai tidak terganggu sama sekali jika ketika saya berbicara dan lawan bicara tersebut seakan tidak perduli dengan keberadaan kita, karena memang seperti itulah umumnya yang terjadi ketika berinteraksi di kawasan arab sini. Klo di Indonesia mungkin udah digampar kali ya trus dibilangin “eh, lo liat sini donk perhatiin klo gw lg bicara, kepret neh…” hehehe….

Advertisements

2 thoughts on “Arabic Style

    1. istilah “arab” dengan “arab saudi” sebenarnya beda, arab disini maksudnya kawasan arab seperti egypt, lebanon, yemen, jordan, qatar, dsb. larangan perempuan tidak boleh menyetir setau gw cuma di saudi aja, di qatar sendiri bebas-bebas saja kok.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s