Qtel Fiber Optic

Finally, setelah kurang lebih 2 minggu melihat kabel fiber optic berseliweran didepan gedung akhirnya instalasi di gedung flat saya selesai. Sore ini orang instalasinya menyelesaikan instalasi akhir (instalasi kedua) di bagian dalam flat. Instalasi bagian pertama didalam flat adalah modem fiber optic, selang 2 hari dilakukan instalasi box baru untuk mozaic (IPTV) dan wireless access point. Fiber optic Qtel tersedia secara bertahap, informasi lokasi yang dicover bisa dilihat dari link ini.

Dibandingkan dengan ADSL, saya berkesimpulan banyak sekali improvement yang dilakukan oleh Qtel. Berikut ini beberapa poinnya:

1. Box mozaic support full HD terutama untuk koneksi tipe HDMI. Sebelumnya Qtel menggunakan scenegate micro dari albis technologies (datasheet nya bisa dilihat dari sini), ketika saya menggunakan HDMI cable ke tv maka tampilannya kacau, resolusinya tidak full untuk beberapa channel. Dengan box mozaic yang baru ini, selain tampilannya yang jauh lebih baik secara default (HD coy), ditambah koneksi cable HDMI menjadikan tampilan screen menjadi jauuuh lebih ciamik. IPTV-nya pun sekarang sudah support recording, jadi klo kita sedang menonton acara favorite dan tiba waktu adzan, bisa kita record, pergi shalat berjamaah ke masjid, dan kembali dengan playback hasil record tersebut. Shalat tidak ketinggalan, acara tv fave pun bisa tidak ketinggalan juga. Awesome.

2. Cisco linksys sebagai wireless AP. Pada ADSL, Qtel menggunakan modem dengan built-in AP. Jangkauan sinyal AP modem tersebut tidak cukup kuat, setidaknya modem yang saya letakan di ruangan depan flat tidak bisa menjangkau daerah kamar secara full. Dengan menggunakan power wireless dari laptop sebetulnya tidak ada masalah, tapi power lebih kecil seperti untuk gadget (iPhone, android, iPad, etc) sinyal yang didapatkan sangat kecil. Flat saya termasuk yang ukuran kecil namun sudah merasakan minimnya jangkauan wireless dari modem ADSL, apalagi penghuni villa-villa berukuran sangat besar yang cukup umum di-Qatar tuh. Nah, dengan penambahan wireless AP yang terpisah – dan keluaran cisco pula 🙂 – membuat koneksi wireless jauh lebih baik. Jangkauwan wireless AP ternyata masih tetap loyo, dari kamar yang hanya berjarak beberapa meter sudah tidak tertangkap. Solusinya adalah menggunakan wifi extender merk edimax. Bisa didapatkan di carefour. Hasilnya sangat memuaskan. Cukup colok wifi extender ke listrik, nanti dia akan menangkap sinyal dari AP (tentunya sudah di konfigurasi agar bisa menangkap sinyal AP), power dari wifi extender ini sangat baik sehingga reception dia terhadap sinyal AP jauh lebih kuat dibandingkan gadget seperti iPhone / Android phone, nanti dia akan memancarkan kembali sinyal ke ruangan sekitar. Jadi jika kita colok wifi extender ini dikamar, maka dia akan menangkap sinyal AP yang terletak di ruang tamu / ruang tengah dan memancarkan kembali ke ruangan kamar.

3. Security. Yerp, ketika awal kepindahan di Qatar saya cukup terkejut melihat settingan wireless modem ADSL Qtel yang masih menggunakan WEP sebagai proteksi default. Untuk pengguna yang mengerti tentu akan mengganti dengan jenis proteksi yang *setidaknya* lebih kuat seperti WPA2, namun untuk pengguna biasa ya tinggal pasrah menerima kenyataan apabila ada tetangganya yang ‘nyantol’ pada koneksi wireless miliknya. Saya pernah menulis cukup detail tentang masalah ini disini. Satu hal yang perlu menjadi perhatian penting disini, Qatar memiliki dinas keamanan (dinas rahasia?) yang memonitor aksi berbau kriminalitas. Tentu saja kita tidak ingin seseorang ‘menunggangi’ koneksi kita dan melakukan kejahatan cyber, ketika di traceback asal koneksi tersebut pemiliknya adalah kita yang tidak tahu apa-apa, jadilah kita yang di deportasi oleh CID (Criminal Investigation Department). Walaupun tentu saja WPA2 tidak menjamin 100% aman, namun setidaknya butuh usaha lebih jika ada pihak lain yang ingin menunggangi koneksi kita.

Berdasarkan informasi dari pihak Qtel yang melakukan instalasi, kecepatan default mengikuti kecepatan yang kita beli untuk ADSL, untuk saya kecepatan ini adalah 1Mbps. Setelah instalasi fiber optic, kita bisa upgrade koneksi dengan beberapa opsi, namun dengan paket upgrade yang paling bawahpun speednya sudah lebih dari cukup (10 Mbps).

Overall, well done Qtel. Dan jika ada yang sedang mencari lokasi tempat tinggal baru di Doha, lokasi ketersediaan fiber optic Qtel bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam hal memilih lokasi baru tersebut :).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s