Simple Way of Cleaning RC

Minggu lalu saya test main RC cukup lama. Belum sempat di tune jadi masih pake settingan standard. Mulai dari test speed, test suspension dengan naik ke trotoar, jumping, drift di pasir, sampai yang cukup ekstrim yaitu coba jalanin diatas lumpur. Overall, cukup puas dengan performa Traxxas Revo 3.3. Sebetulnya setelah dijalankan diatas lumpur dia sempat mati dan susah dihidupkan kembali (sekitar 2-3 menit mesin di-start baru nyala lagi), dan belakangan baru tau klo maen diatas lumpur NOT ALLOWED :p. Yah, namanya juga monster truck, saya gatel ingin coba sejauh mana ketahanannya hehehe….

Nah, setelah main ada aturan dasar yang selalu diberikan dalam buku manual, clean air filter. Hukumnya wajib, tujuannya menjaga agar air filter selalu bersih saat digunakan dan mencegah debu / kotoran masuk kedalam mesin. Setelah main sekitar 2 jam-an minggu lalu, kondisi RC sudah sangat kotor, apalagi saya mainin keatas lumpur. Sampai rumah seperti biasa malas untuk bersihin, ditambah lagi anak-anak senantias bergentayangan jadi belum menemukan moment dan tempat yang pas. Alhasil sampai sekitar 5 hari RC-nya dibiarkan kotor.

Ketika waktunya membersihkan, beberapa bagian saya lihat sudah banyak karat menempel, bahasa kerennya corrosion kayaknya. Mau dibersihkan, skill belum mumpuni untuk bongkar-bongkar. Jadi saya ambil simple aja, bawa ke kamar mandi, trus bersihin pelan-pelan dengan shower mulai dari tyre, suspension, sampe chasisnya. Air filter sudah jelas masuk kategori pertama. Dalam benak saya yang penting mesin ataupun bagian elektriknya tidak kena air.

Setelah kelar saya keringkan. Esok harinya saya bawa RC ke salah satu bengkel di doha (speed marine), niatnya sih ingin beli oil untuk air filter dan after-run, cek mesin apakah bermasalah setelah dimainkan dilumpur minggu sebelumnya, dan sekalian belajar apa aja yang perlu dilakukan setelah main (apakah mesin-nya perlu dibongkar untuk di bersihkan misalnya). Saat bertanya dengan teknisinya, untuk membersihkan gunakan spray WD-40 dan petrol biasa untuk mobil. Saya sempat ceritakan sebelumnya menggunakan air, teknisi dan hobbyist yang ada disana langsung kaget dan serentak bilang RC tidak boleh dibersihkan menggunakan air biasa karena akan menyebabkan korosi. Moment tersebut saya manfaatkan untuk minta teknisi disana membersihkan RC sekaligus belajar langsung procedure nya. Intinya sih, seluruh bagian RC di spray pakai WD-40, WD-40 akan meluluhkan kotoran-kotoran yang menempel, dan kemudian biarkan sekitar 5 menit, setelah itu dibilas menggunakan air bensin.

Teknisi tersebut menunjukan beberapa bagian RC saya yang sudah mulai menunjukan warna karatan, itu karena terkena air. Dan WD-40 tersebut memang cukup ampuh, selain kita tidak perlu bersusah payah melepas bagian-bagian RC dan tinggal semprot aja, hasilnya pun langsung terlihat dimana kotoran-kotorannya lepas berjatuhan.

Entah karena efek main dilumpur, atau karena dibersihin pakai air, salah satu kabel elektrik dari powernya bermasalah ketika di-cek. Jadi saya harus ganti komponen kabel tersebut (klo tidak salah sekitar 10 QR).

Nah, dapat ilmu baru sore itu. Setelah main RC yang penting:

  • Air filter dilepas dan dibersihkan dengan air + sabun, setelah kering teteskan di beberapa titik bagian spons-nya oil khusus air filter.
  • Bersihkan seluruh body dan juga bagian mesin dengan WD-40. WD-40 sendiri bisa dicari di supermarket biasa. Dan bilas sedikit dengan petrol.
  • Berikan after-run oil kedalam mesin. Ada beberapa merk oil dan katanya sih sama aja, after-run oil ini diberikan setelah jangka waktu main yang cukup lama (mis. stlh total 5-8 jam dimainkan). Procedure ini untuk mencegah corrosion dalam mesin dan membuat umur serta performa mesin lebih lama. Ini belum sempat saya coba nih, karena harus buka bagian atas mesin dan keluarin glow plug.

Sedikit chit-chat dari hobbyist di speed marine tersebut, intinya dari RC itu bagaimana kita tune RC tersebut. Jadi bukan masalah upgrade, tapi bagaimana kita memaksimalkan kombinasi komponen-komponen RC semaksimal mungkin. Klo di dunia komputer mungkin sama dengan over-clocking :).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s