Jasmine & Toko Buku

Sejak kecil saya tergila-gila dengan yang namanya toko buku. Entah kenapa toko buku selalu membuat nyaman, apalagi klo toko bukunya tuh besar, lengkap, dan tersedia tempat-tempat untuk duduk membaca buku. Jaman kecil dulu, setiap main ke jakarta dan main ke toko buku gramedia yang besar rasanya bahagia sekali. Saya lupa gramedia mana, tapi ada yang jaman dulu sudah menyediakan tempat membaca yang nyaman dan tidak semua bukunya di bungkus (ada beberapa dibuka untuk dibaca sejenak). Walaupun begitu, toko buku kecil ataupun gramedia yang tidak nyaman tetap menjadi tempat favorite jika jalan-jalan bersama keluarga ke kota besar seperti jakarta / bandung.

Saya sendiri tidak pernah mendapat partner yang hobi berlama-lama di toko buku sejak kecil, keluarga biasanya main ke tempat lain dan saya tinggal di toko buku untuk menikmati cuci mata beragam buku saat kecil. Bahkan sampai kuliahpun jika butuh hiburan mainnya ke gramedia di depan BIP bandung :p. Pernah ada kata-kata lucu dari salah satu teman dekat, klo kebetulan lagi jalan-jalan bareng dan masuk toko buku dia bawaannya mau cepat-cepat keluar, alasannya kata doi pusing berlama-lama didalam toko buku lihat buku segitu banyaknya hahaha…

Sepertinya hobi itu menurun ke jasmine. Terutama sejak jasmine bersekolah di Qatar dan mengenal buku-buku untuk coloring, dia menjadi sahabat saya setiap mengunjungi toko buku. Kebetulan disini toko bukunya dekat dengan salah satu supermarket, nah apabila istri ingin cuci mata ataupun membeli sesuatu di supermarket tersebut (kebetulan favorite karena barang-barang nya relatif lebih murah :p), maka saya dan jasmine mengunjungi toko buku yang berjarak beberapa meter setelah mengantar sang bunda. Jasmine tidak keberatan berlama-lama di toko buku yang memang bukan hanya menjual buku saja tetapi barang-barang seperti video game, perlengkapan komputer, dll. Namun dia tahu buku anak-anak ada di lantai 2 sehingga tidak suka berlama-lama dilantai 1 menemani saya cuci mata beragam gadget dan memaksa untuk cepat-cepat naik ke bagian buku-buku.

Di Qatar, toko buku tidak seperti di Indonesia yang serba di bungkus. Disini buku-bukunya tidak ada yang diberi bungkus dan bebas dibaca, bahkan tersedia tempat duduk nyaman untuk membaca buku-buku tersebut. Jika sudah berada dibagian buku-buku, jasmine sibuk mencari buku-buku untuk coloring, belajar bentuk-bentuk, dsb yang tentunya dia kenal dari sekolahan. Dia sibuk memilih buku-buku dan dibawa ke meja tempat saya duduk, setelah selesai minta saya untuk pilih mana yang boleh dibeli.

Like father like daughter. Jadi punya sahabat deh untuk menikmati suasana toko buku. Jadi tidak sabar menunggu jasmine bisa membaca dan pastinya dia lebih amazed dengan banyaknya bacaan dan pengetahuan yang bisa dibaca dari lembaran-lembaran buku di toko buku :).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s