Taman Depan Rumah [3]

Nah, setelah sebelumnya sempat posting tentang proses rapihin taman bagian dalam rumah, dan juga taman depan rumah [1][2], sekarang mau update kondisi taman tersebut setelah ditinggal 6 bulan ke Qatar. Saya memang dari dulu punya keinginan untuk menata taman rumah yang baru kesampean untuk dikerjakan bulan-bulan menjelang keberangkatan ke Qatar kemarin, setidaknya sempat menjadi hobi penyegar selain duduk kutak-katik komputer :).

Karena rumah yang cibubur di tinggal, dan berhubung keluarga (adik dan orang tua) juga tinggal cukup jauh dari cibubur maka diputuskan untuk membayar tukang taman per bulan. Tukang taman ini datang setiap sore (bebas sih sebetulnya terserah dia, asalkan taman tersebut tetap terawat walaupun gak datang tiap hari) untuk menyiram dan merawat tanaman, namun alhamdulillah diluar dugaan tukang taman tersebut ternyata baik sekali dan kerjanya juga profesional. Jadi saya sempat salah membeli tanaman seperti misalnya “aster”. Tukang tersebut bilang klo aster itu termasuk yang tanaman sekali tumbuh, jadi wajar waktu itu saya sempat melihat bunga-bunga asternya layu alias mati. Saya pikir karena salah posisi jadi kurang sinar matahari, namun tukang taman tersebut bilang memang aster seperti itu. Jadi kurang cocok lah sebagai tanaman depan rumah, lebih cocok utk jadi tanaman hias gitu kali yang rutin diganti kalo mati.

Nah, tukang taman tersebut kerja juga di beberapa rumah / taman lain, kadang klo dia potong tanaman di satu rumah karena sudah kepanjangan, dibawalah potongan nya ke rumah saya untuk nambahin koleksi bunga ditaman depan rumah. Baru-baru ini keluarga saya mengambil foto taman rumah tersebut yang sudah ditumbuhi beragam tanaman lain, dan juga ada pohon kecil (kamboja?). Yang pasti, taman memang masih terawat dengan baik, dan juga rumput jepang nya tumbuh seperti karpet yang empuk sekali (bahkan tetangga wkt datang berkunjung dan bertemu ayah saya untuk kumpulin iuran keamanan lebih senang duduk-duduk di rumput tersebut sambil ngobrol karena nyaman hehe…).

Jadi gak sabar untuk pulang lihat rumah cibubur, plus kangen dengan suasana cibubur yang mirip seperti doha saat ini (mendung, hujan, dinginnn, nyaman utk bercengkrama dengan keluarga di dalam rumah deh).

Saat memilih posisi rumah dulu, saya sengaja pilih posisi ini (walaupun rada deket juga dengan sutet, dimana istri saya sempat protes karena katanya nanti lama-lama rambut dia berdiri karena kebanyakan tinggal di bawah sutet). Posisi ini di pojokan dengan model hook, dan bersebelahan dengan taman komplek (cibubur country). Dulu belum ada pembatas dengan taman tersebut, namun sekarang seperti yang terlihat di foto sudah mulai ada pembatas berupa pagar, dan untung nya bentuk pagar tersebut cukup baguslah, tidak terlalu tinggi dan juga jenis pagarnya tidak menutupi taman komplek. So, klo memandang keluar dari dalam rumah yang terlihat taman+taman (gila taman :p).

Itu dia bunga asternya yang tidak bisa tahan lama :(, setidaknya dikasih tanaman lain oleh pak edi :).

Artis nya lagi siram bunga hehehe….

Thanks buat papa-mama juga puput-mendy yang sering “menjenguk” rumah cibubur. Ntar klo lagi liburan kita BBQ-an deh ditaman :).

Advertisements

2 thoughts on “Taman Depan Rumah [3]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s