Jalan-jalan libur idul adha (dan belajar masak)

Hari kedua libur idul adha kemarin diisi dengan acara jalan-jalan ke pantai dukhan bersama keluarga rekan-rekan sultan compound serta beberapa rekan lain. Kebetulan di sultan compound kumpulan-nya orang-orang indo yang kerja di Qtel dan NSN Qatar, mereka sudah beberapa kali mengadakan acara serupa tahun-tahun sebelumnya, dan baru tahun ini saya beserta keluarga ikutan.

Acaranya sudah direncanakan sekitar seminggu sebelumnya melalui mailing list, dan sudah di rencanakan acaranya dari pagi hingga malam. Masing-masing keluarga membuat list makanan apa saja yang akan dibawa, karena acaranya BBQ maka mostly membawa bahan-bahan untuk BBQ. Walaupun ternyata banyak juga tambahan nya seperti gulai kambing hingga indomie rebus :p.

Kebetulan sebelum libur idul adha saya sempat iseng membeli buku resep masakan dan salah satu judulnya adalah BBQ, awalnya sih mau belajar masak jika ada waktu senggang bersama istri. Nah, karena tema nya BBQ maka saya pilih salah satu judul dari resep tersebut. Berhubung belum ada yang membawa sayuran ketika mengumpulkan list makanan di mailing list, maka saya coba lihat BBQ model vegetables.

Dengan bantuan dari istri yang skill memasaknya sudah dewa, diajarin lah cara potong-potong mulai dari capsicum sampai membuat spicy tomato marinade untuk bumbunya. Walaupun ada resep masakan, tapi tetap saja tidak diberitahu secara mendetail setiap stepnya. Well, not so bad, ini penampakan hasilnya:

Setelah menambah dengan salad buah (oh well, not me actually, it was my wife who prepare the salad :p), akhirnya siap juga paket utk dibawa jalan-jalan.

Sepertinya hari itu betul-betul diberkahi acara jalan-jalannya, dari pagi ketika menyusun barang ke mobil saya sudah merasakan cuaca yang somehow mengingatkan akan sesuatu tapi lupa. Tidak lama kemudian turun hujan, dan saya baru ingat suasana cuaca seperti itu mirip dengan cuaca di cibubur ketika turun hujan. Dingin dan harum tanah yang di siram air hujan. Selama di Qatar, saya belum pernah melihat hujan. Pernah sekali hujan tp saat itu sedang di kantor dan tidak sadar ada hujan. Hujan yang turun pun kemarin hanya sekitar 3-5 menit. Tidak deras. Saya pikir cukup wajar, masa’ di negara seperti ini turun hujan deras. Well, wrong!

Dalam perjalanan dengan cuaca mendung menuju pantai dukhan, hujannya sangat lebat. It was wonderful feeling to me and wife, karena sempat merasakan summer di doha yang betul-betul humidity-nya tinggi, dan akhirnya merasakan hujan lebat. Fenomena yang juga di syukuri oleh teman-teman lain ketika saya lihat timeline di facebook :).

Saya pernah mengunjungi beberapa negara berbeda, tapi melihat hujan deras di padang pasir…well, it just awesome :p.

Oh iya, banyak yang sering mengeluh tentang kondisi negara seperti Qatar yang bisa dibilang membosankan. Saya rasa diantara hal terbaik stay di Qatar adalah jumlah warga Indonesia-nya yang banyak, dan biasanya membentuk komunitas-komunitas seperti tempat kerja yang sama, tempat tinggal yang sama, dsb. And lucky I have one. Di sultan compound ini komunitas orang Indonesianya cukup solid dan kompak. Semua bisa dibilang sudah berkeluarga, sehingga kalo kumpul-kumpul akan ramai sekali beserta anak-anak.

Pantai merupakan salah satu objek wisata favorite warga Qatar, dari doha pantai dukhan sekitar 60-an KM. Dan biasanya jumlah pengunjung di pantai akan berjubel. Beruntung salah satu rekan tau ada spot pantai yang sangat sepi alias kosong. Jadi dari spot pantai yang biasanya di gunakan oleh publik, masih jalan terus menyusuri tepi pantai dengan jalan berpasir dan berbatu-batu. Untung juga jalannya bukan padang pasir tebal dan dalam sehingga mobil yang saya gunakan bisa jalan. Namun dengan kondisi jalanan habis hujan, beberapa kali ditemukan juga pasir cukup empuk dan licin jadi agak hati-hati juga lah.

Biasanya sinar matahari sangat terik, namun mungkin karena habis hujan cuaca kemarin sangat kondusif. Anak-anak mulai ramai bermain-main dan ikut perlombaan, ibu-ibunya kumpul-kumpul sambil bercengkrama dan beberapa menjaga anak yang lebih kecil, bapak-bapaknya asyik ber-BBQ an. Saat waktu shalat tiba, shalat berjamaah dilakukan (hey, lucky I have iPray apps in iPhone so could determine where kibla was :p) dan kebetulan arah kibatnya ke pantai. Untuk geek seperti saya yang tidak sempat mengalami aktiviatas outdoor ketika muda dulu (halah), aktivitas di pantai ini sangat menyenangkan. Fun fun fun.

Last, here’re some photos taken yesterday.

Berhubung saya cuma pake kamera iPhone (alesan) dan bukan (belum?) hobi fotografi, sekalian saya sertakan foto-foto dari salah seorang rekan yang kebetulan dishare pada mailing list (Pak Yuniarto).

Seinget saya sudah lama sekali sejak terakhir kali berenang di pantai, saya sudah lupa kapan terakhir tapi dulu biasanya sih klo berenang di pantai selalu bersama orang tua ataupun saudara-saudara lain. Well, karena saat ke dukhan bulan sebelumnya saya tidak bawa baju ganti, maka kali ini saya siapkan baju ganti dan ikut berenang di pantai bersama beberapa rekan saat sore hari. See…what a geek life I had before, cuma berenang di pantai negara padang pasir (padahal berasal dari negara tropis dengan keindahan alam yg elok) slm 15 menitan juga udah seneng banget kekeke…

So that’s it. Semoga nanti bisa liburan rame-rame lagi seperti kemarin. Refreshing yang sangat baik bagi para expat yang biasanya ‘hanya’ menghabiskan weekend nge-mall atau shopping bulanan hehehe….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s