Geek have their own way

Sore ini iseng-iseng saya mendengarkan talks nya Linus Torvalds di markas google mengenai Git. Sebenarnya talk tersebut sudah lama, hanya saja saya baru lihat sekarang. Yang menarik perhatian saya bukan mengenai Git. Well, ok, memang setelah mendengar talks nya linus jadi ada gambaran laen mengenai git yang awalnya saya kira hanya bentuk lain dari source code management system seperti CVS ataupun SVN, tentu saja yang paling menonjol adalah perbedaan dimana CVS dan SVN merupakan centralized sedangkan Git sifatnya terdistribusi.

Yang justru menarik perhatian saya adalah tipikal linus yang secara terang-terangan mengatakan pengguna model CVS merupakan orang bodoh, dan seharusnya menggunakan Git. Dari cara memaparkannya tidak ada istilah “sungkan”, bahkan dia terang-terangan mengkritik google walaupun talks nya diadakan didalam google, yang paling menyentil adalah ketika dia bilang tidak akan meletakan kernel linux di google repository karena google masih menggunakan CVS.

Sebenarnya linus menggambarkan tipikal geek developer jaman dahulu, dimana hasil kreasinya merupakan interpretasi ego-nya sendiri. Hasil nya merupakan cerminan si developer dan menganggap bahwa hasil kreasi miliknya lah yang paling bagus. Mungkin juga ini adalah buah dari pengalaman bertahun-tahun menjaga kernel linux. Dan cara ini terbukti mampu menjaga linux mulai dari filosofinya yang opensource/free software hingga ‘vanilla’-nya yang tetap dilihat dan digunakan oleh masyarakat walaupun sudah banyak organisasi/perusahaan yang melakukan customize pada kernel linux untuk kebutuhan mereka (contoh: SUSE).

Tipikal ‘arrogant’ yang sama bisa ditemukan pada Theo De Raadt yang merupakan founder openbsd, dan juga DJ Bernstain yang merupakan developer aplikasi seperti qmail dan djbdns. Karakteristik geek tersebut sampai saat ini masih banyak diikuti oleh para computer enthusiast, termasuk diantaranya para hacker / security related community. Jika kita lihat sikap linus yang mencemooh CVS untuk dibandingkan dengan Git karena memang dia telah menciptakan Git sebagai suatu karya luar biasa dimana didalamnya tertanam prinsip-prinsip dia untuk SCM (Source Code Management), untuk orang-orang di komunitas khusus nya security kadang tidak berlaku seperti itu. Banyak diantara mereka yang bersikap spt itu agar terlihat keren padahal produce nothing ataupun produce script yang lebih banyak bagian “usage: ” dibandingkan core code nya :P.

Just my 2 cent, anw.

Advertisements

One thought on “Geek have their own way

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s