Mandiri sejak bayi

Beberapa hari terakhir gw banyak mencari referensi di internet mengenai efek seringnya menggendong bayi. Jasmine kecil sangat disayang dan dimanja oleh kami, terutama oleh bundanya. Bunda jasmine tidak bisa melihat jasmine kecil nangis, jadi walaupun mual-mual atau pusing karena kelelahan maka jasmine selalu digendong ketika dia merengek.

Gw sadar memiliki anak perempuan, apalagi anak pertama dan dia merasa satu-satunya untuk saat ini jadi akan manja sekali. Gw dan istri berusaha semaksimal mungkin agar anak-anak kami merasa nyaman saat berada di lingkungan keluarga, jadi kami berusaha agar sikecil selalu merasa nyaman saat dekat dengan kami. Namun gw juga kadang merasa mungkin sudah saatnya melatih jasmine agar lebih mandiri, sehingga dia gak terlalu manja sekali. Kadang gw juga kasihan sama istri harus menggendong, bernyanyi, jalan kesana kemari untuk menidurkan jasmine yang rewel minta digendong ketika hendak tidur.

Setelah browsing ke beberapa situs di internet yang membahas mengenai melatih kemandirian pada bayi, gw dapat kesimpulan bahwa dibawah usia 6 bulan bayi wajib mendapatkan kasih sayang penuh dari kedua orang tuanya. Hal ini dapat menumbuhkan basic trust pada bayi untuk perkembangan dia selanjutnya. Basic trust penting agar kelak dia menjadi orang yang peka terhadap lingkungan, berempati kepada orang lain, tidak mudah curiga atau berpikiran jelek, dsb. Caranya bagaimana?! untuk bayi dibawah 6 bulan, jika dia menangis maka kita wajib menggendong dan memeluknya untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

Nah, setelah 6 bulan keatas, bayi sudah mulai cerdik dan pandai sehingga dia akan cepat belajar. Misalnya, dia akan belajar apabila merengek maka akan mendapatkan gendongan, menunjuk botol susu akan diberikan botol susu, menendang-nendang akan diberikan mainan, dsb. Tingkah laku seperti ini sudah gw lihat muncul pada jasmine, dia akan mengeluarkan suara rengekan yang memang bukan tangisan, dalam arti hanya merengek minta sesuatu dalam hal ini minta digendong. Dari hasil search beberapa referensi, bayi setelah 6 bulan harus diajarkan untuk tidur secara mandiri. Tapi bukan berarti ditinggal sendiri pada box-nya begitu saja, namun diajarkan untuk tidur jika sudah waktunya tapi tetap diberikan kenyamanan seperti dibelai-belai rambutnya, dipeluk, dielus-elus tangannya, dibenarkan posisi tidurnya, dll.

Bayi akan menangis dan merengek-rengek seperti biasa karena efek belajar sebelumnya. Namun dia akan cepat juga belajar bahwa ‘senjata’ rengekan tersebut tidak membuatnya digendong, dan dari situ dia akan berhenti kebiasaan digendong sebelum tidur. Namun tetap kita harus menemani, dan menangis adalah metode bayi untuk berkomunikasi, jadi jika dia menangis maka sebaiknya diajak ngobrol dan di bujuk dengan kata-kata, tanpa harus menuruti keinginannya untuk digendong.

Faktor utama yang akan membentur adalah masalah ‘tidak tega’. Entah dari kakek-neneknya, atau dari orang tuanya yang tidak tega membiarkan si kecil menangis-nangis minta digendong. Untuk kasus gw, yang paling berat adalah istri karena dia rasanya kayak disayat-sayat klo denger jasmine nangis. Dalam hal ini gw juga sadar naluri seorang ibu memang tidak bisa dipaksa begitu saja, jadi gw berusaha untuk memberikan penjelasan dengan sabar bahwa ini juga untuk kebaikan jasmine. Gw bilang sama istri bahwa ini akan membentuk kepribadian jasmine agar tidak bergantung pada orang lain kelak.

Ada banyak orang yang sangat mudah tergantung pada orang lain, misalnya dalam tempat bekerja merasa tidak aman jika tidak ada senior. Selalu mengandalkan orang lain untuk membimbing, selalu mengandalkan orang lain untuk tugas-tugas yang memiliki tantangan, dsb. Gw insya allah berusaha untuk bisa mendidik anak agar tidak hanya meminta ikan nya saja, tapi mengajarkan bagaimana caranya mendapatkan ikan tersebut dengan cara mengajarinya memancing ikan.

Balik lagi ke kasus gendong sebelum tidur, metode ini alhamdulillah berhasil kami terapkan. Walaupun gw bisa lihat raut muka istri gw gak tega lihat jasmine nendang-nendang dia sambil merengek-rengek, sebetulnya jasmine memang sudah terlihat bakal menjadi sangat manja yang keinginannya harus dituruti dan jika tidak akan pura-pura mengangis yang akhirnya akan dituruti oleh bundanya, itu sebabnya gw berusaha untuk mengubah perlahan-lahan sifat ini sebelum terlambat. Jika setelah 1 tahun masih seperti ini tentu akan semakin sulit mengubahnya.

Rengekan jasmine hanya berlangsung 5 menit, setelah itu dia lelah dan tertidur dengan tetap dipeluk dan dibelai oleh kami. Well, gw bilang sama istri, tidak terlalu sulit bukan?!hanya dibutuhkan waktu 5 menit untuk menahan perasaan sedih lihat dia merengek-rengek nangis seperti itu namun hasilnya insya allah akan bermanfaat hingga ujung usianya kelak. Amin

Berikut ini referensi yang gw dapat dari internet mengenai efek negatif terlalu sering menggendong anak setelah usianya 6 bulan keatas:

http://ksatriapembelajar.blogspot.com/2008/07/menggendong-bayi-bisa-membuat-cerdas.html

http://corpusalienum.multiply.com/journal/item/710/Sering_Digendong_Kalau_besar_Manja

http://www.family-writing.com/maya/senangnya-saat-anak-makin-mandiri.html/

http://cyberwoman.cbn.net.id/cbprtl/Cyberwoman/detail.aspx?x=Mother+And+Baby&y=Cyberwoman|0|0|8|645

http://www.geocities.com/~eunike-net/01_10/06/index.html

Gw cenderung lebih setuju dengan pendapat bahwa anak usia 6 bulan kebawah tidak perlu diajarkan kemandirian karena masa ini bayi membutuhkan kasih sayang, jadi dekapan kasih sayang orang tua sangat dibutuhkan, oleh karena itu gw kurang setuju dengan pendapat yang satu ini.

Advertisements

7 thoughts on “Mandiri sejak bayi

  1. Tidak perlu itu bukan berarti tidak boleh.
    Jika anda ragu dan merasa tidak mampu mengajarkan anak anda tidur sendiri dan merasa harus mengorbankan kasih sayang untuk itu, maka pilihan anda benar.

    Namun jika anda bisa mengajarkannya mandiri tanpa harus mengorbankan kasih sayang, mengapa tidak?

  2. Terima kasih untuk goyang lidahnya disini. Mohon maaf jika pilihan saya membuat anda tersinggung. Tidak ada yang salah dalam suatu pilihan. Namun jika saya tidak sependapat dengan cara anda bukan berarti saya tidak mampu bukan? 🙂

  3. wew, keknya kudu berguru ma elo soal satu ini syid, posting terus yak beginian , jadi gw tinggal baca aja.. hahahahhaa, maklum newbie :P, kalo bisa rikues dunk syid dari pas istri lo hamil 4 bulanan gitu.. hehehhee

  4. hehehe, congrats ya mar…tokcer juga nih lu :P. Untuk kehamilan, coba beli buku judulnya:

    “Kehamilan”
    Apa yang anda hadapi bulan per bulan

    pengarangnya: Heidi Murkoff, arlene eisenberg & sandee hathaway, B.S. N

    di buku itu dijelasin tiap bulan apa aja yg dihadapi dan dari pengalaman istri gw semua pertanyaan-pertanyaan kami dulu terjawab dibuku itu 🙂

    /me serasa sales book

  5. Saya sih ndak tersinggung. Berkomentar di sini khan karena blog saya dirujuk tulisan ini. Pingin tahu aja apakah pilihan anda itu punya reason yg mendukung atau cuma sekedar pilihan aja.
    JJika anda reason ndak tidak mampu juga ndak apa2 kok. Yg namanya pilihan itu khan nggak ada paksaan 🙂

  6. Lagi-lagi permainan lidah yang sangat baik. sebaiknya jika membaca isi blog jangan setengah-setengah, apalagi hanya bagian pingback nya saja. Sudah saya berikan link lengkap dari referensi-referensi yang mendukung pilihan saya, seharusnya tidak perlu dipertanyakan lagi.

    Oh iya, jika anda keberatan tulisan yang anda buat saya rujuk linknya silahkan konfirmasi saja, nanti akan saya remove, toh link itu juga cuma asal nemu saja via google. Namun saya harap anda termasuk tipikal open minded yang mampu menerima sanggahan pilihan orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s