Meet up: KBRI in Tanzania

Baru aja pulang dari acara pertemuan dirumah salah seorang pekerja di KBRI (hm, bukan dubesnya sih namun katanya pangkat beliau paling tinggi sementara dubes tidak ditempat, wakil dubes-kah???), bapak ini baru datang sekitar satu bulan setengah beserta istrinya dan mengadakan acara ramah tamah dengan mengundang semua orang Indonesia yang ada di Tanzania.

Gw pergi dengan salah seorang teman yang juga bekerja di KBRI, dan kebetulan masih sama-sama muda (gw bilang begini setelah melihat orang-orang KBRI yang ternyata sudah lebih tua-tua :)) ). Acaranya dimulai dengan makan kue (mirip gorengan, cuma lupa namanya), trus sambung makan soup, maem nasi dengan lauk Indonesia, dan terakhir minum es teler. Sepanjanga acara juga diperkenalkan dengan teman-teman lain karena gw termasuk orang baru disini. Sisanya ya ngobrol banyak banget, ada orang Indonesia yang bekerja di perusahaan B29 (iklannya di Indonesia: klo pake sabun cuci ini makin disayang suami), ada yang bekerja sebagai dokter untuk non-profit, ada yang bekerja sebagai perawat plus misionaris untuk umat kristiani (suster), ada yang udah nikah dengan orang bule dan kebetulan ditempatkan di tanzania, dll.

Secara gw pikir itu acara di rumahan, plus rumahnya juga cuma beberapa meter dari apartemen gw, gw pasang style santai. Pake kaos, pake celana jeans, pake sendal. Begitu sampe rumah bapak petinggi itu acara udah dimulai, dan gw lihat semua menggunakan sepatu dan umumnya pakaian batik rapih. *Duenk*. *salah kostum*.

Sebetulnya dulu sebelum berangkat ke Tanzania udah diberitahu oleh bokap untuk bawa baju batik, karena memang disini KBRI nya sering mengadakan acara tiap sebulan sekali di wisma KBRI. Cuma gw pikir, well…gw masih terlalu muda untuk berpakaian batik, pake sepatu pantofel, dan ngobrol resmi bareng bapak-bapak yang udah punya anak 2.

Jadi sepanjang acara tadi ya gw cuek bebek aja, toh semua juga tau kerjaan gw engineer, dan rasanya semua bisa memaklumi cara berpakaian engineer spt apa hahaha. Seneng juga bisa ngobrol ngalor ngidul menggunakan bahasa Indonesia di negeri orang.

Sepanjang acara tadi ternyata gw bisa nyambung dengan obrolan bapak-bapak, dan cukup menikmati joke-joke mereka. Jadi sempat berpikir, am I that old now?!

Advertisements

10 thoughts on “Meet up: KBRI in Tanzania

  1. Sogi, coba contact KBRI tanzania, no telp nya: Telp. (255-22) 211 9119, 211 8133

    orang2 KBRi di tanzania aktif kok, mungkin mrk bisa kasih info siapa tau ada yg lg di zanzibar.

  2. hi apa kabarnay mas bro..perkenalkan nama saya Fajar Suroso 27 thn dari Bandung,profesi saya Desain grafis saya kebetulan dapat sponsor dari perusahaan percetakan di tanzania dan beberapa minggu ini saya akan berangkat kesana..saya akan bekerja +3 tahun..skrg saya lagi belajar kiswahili..
    oya saya pgn tau donk infonya tentang keadaan disana…apakah banyak teman2 dari indonesia di sana?kalo memang ada komunitasnya tolong kasih atu saya ya..makasih atas informasinya..tolong add facebook saya fajarstones@yahoo.com
    makasih banyak.. ASANTE SANA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s