Office Politic

Istilah yang tidak asing bagi mereka-mereka yang bekerja di kantor. Ini merupakan salah satu hal yang membuat gw benci dengan dunia perkantoran. Salah satu alasan yang mendorong gw untuk memilih profesi konsultan seperti sekarang ini adalah karena profesionalitas yang di usung oleh profesi ini. Bahasa kerennya untuk jenis pekerjaan yang gw geluti adalah ‘telecomunication consultan’. Lebih spesifik lagi ‘HLRi Consultant’.

Untuk beberapa kondisi dan situasi, menjadi konsultan dengan sistem kontrak cukup menyenangkan. Walaupun untuk jenis perhitungan lainnya, menggeluti pekerjaan dengan sistem kontrak seperti ini cukup berbahaya, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga. Reason?!yah, yo know lah…gak ada jaminan hidup. Beda dengan bekerja pada perusahaan BUMN dimana kesejahteraan ditanggung. Jika sakit, dibayar 100%. Istri sakit, diganti 100%. Anak sakit, diganti 100%. Tiap bulan mendapatkan gaji dan setiap tahun ada kesempatan untuk naik jabatan.

Walaupun profesi sebagai engineer, namun gw juga pernah menjalani kehidupan kantoran :). Pergi pagi, pulang sore. Jika ada kerjaan malam, lembur sampai pagi. Bukan berarti tidak mau mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah, namun jujur aja gw merasa bosen dengan rutinitas seperti itu. Dan honestly, gw tipikal orang yang ‘sulit’ dengan waktu. Gw pengen jam kerja gw bebas hehe…

Jam kerja bebas ini sempat gw nikmati saat menjadi konsultan di pakistan. Karena tipe pekerjaannya adalah implementasi, dimana load kerja kita akan berat dan banyak saat project berlangsung, mulai dari instalasi mesin hardware, software, hingga integrasi kedalam network yang sudah live. Walaupun loadnya berat, namun gw bisa atur waktu semau gw. Dan yang pasti, gw gak perlu datang ke kantor. Cukup datang ke ruang mesin, buka laptop, cek email, dan langsung bergelut dengan mesin yang akan di commisioning. Fun.

Namun ternyata kondisi di Tanzania cukup berbeda, dan yang mengejutkan…peran operatornya luar biasa besar disini. Vodacom benar-benar raja, yang dilayani oleh NSN sebagai vendor. Vodacom bisa memberhentikan konsultan manapun yang tidak mereka sukai setelah masa kontraknya habis, umumnya per 6 bulan. Dan hingga saat ini, sejak HLRi pertama kali dibeli oleh vodacom sudah berkali-kali terdapat pergantian posisi konsultan HLRi. Masalahnya satu, Vodacom sebagai customer untuk bagian IN (Inteligent Network) dan HLRi memiliki supervisor yang ‘rese abiz’. Banyak banget alasan yang membuat dia tidak suka dengan HLRi consultant dan meng-cut setiap 6 bulan. Sebetulnya NSN memilik policy tersendiri, karena consultant-consultan tersebut mereka yang hire. Namun sekali lagi, operator adalah raja dan mereka tidak akan membayar vendor (NSN) jika keinginan mereka tidak terpenuhi.

Profesi konsultan yang awalnya seperti ‘bekerja untuk diri sendiri’ ini totally berubah, gw harus datang tiap hari jam 8.00 AM ke kantor bersama ribuan orang lainnya yang membuat jalanan macet, bekerja duduk seharian dikantor, mengikuti meeting dengan para manager yang duduk di meja panjang, istirahat siang jam 13:00, minum teh pada sore hari, dan pulang setelah jam 17:00 PM. Oke, gw masih bisa mengambil sisi positif nya, dan seperti yang selalu dikatakan istri gw “Jangan pernah mencari sesuatu yang tidak ada, segala yang dimiliki sekarang harus di syukuri dan dijalani dengan baik plus sungguh-sungguh karena ini adalah rejeki dari Allah“.

Satu hal yang paling paling membuat gw jengkel mengenai urusan perkantoran adalah OFFICE POLITICS. Sama seperti di Indonesia dan mungkin hampir disebagian kantor seluruh dunia, dalam dunia perkantoran ada banyak permainan politik yang digunakan untuk membuat posisi kita aman dan nyaman. Termasuk situasi yang gw hadapi saat ini. Kenapa gw membenci hal ini?!karena gw tipikal orang yang ‘straight’. Show me the problem, and I will use everything I have to solve those problem well. Gw solve masalah elu, dan elu bayar gw. That’s all!

Tapi dalam office politic, adakalanya kita harus pandai berbicara, pandai mengeles, pandai cari perhatian, pandai ber-sosialisasi (okey okey, everyone know I am bad on this 😛 ), dlsb. Dan inilah yang diperingatkan oleh manager NSN disini serta rekan kerja gw yang juga seorang konsultan dari cameroon.

Saat berhubungan dengan orang-orang vodacom usahakan juga untuk memperhatikan office politics. Bukan hanya kemampuan teknikal yang harus kamu tunjukan, tapi juga bagaimana caranya agar kamu di sukai oleh mereka.

Belakangan gw baru paham, mungkin inlah yang terjadi pada HLRi consultant sebelum gw. Mereka tidak bisa memainkan office politic ini. Tahun lalu posisi HLRi Consultat diisi oleh teman gw yang dulu juga sama-sama kerja di Siemens Indonesia. Masalah skill dia gak perlu ditanya. Dia merupakan salah satu senior yang menjadi sumber tempat bertanya oleh engineer-engineer HLRi lainnya. Namun ternyata tetap bermasalah selama di Tanzania. Satu hal yang menjadi ‘masalah’, karena dia ini termasuk orang yang keras. Dia gak akan setuju suatu pekerjaan dengan metode asal-asalan dikerjakan begitu saja atas dasar perintah dari customer, jika memang customer tersebut salah maka dia akan mensuarakan hal tersebut dan menentang kebijakan itu.

Well, gw juga bukan tipikal yang hobi bermain politik di kantor. So, mungkin bakal cabz juga setelah 6 bulan :P. Tapi gw selalu percaya setiap jalan kehidupan yang diberikan oleh Allah merupakan jalan yang terbaik. Dan yap, insya allah selalu berusaha untuk mengambil manfaat dari setiap sisi kehidupan yang gw jalani. Untuk saat ini, mungkin sedang diarahkan untuk mempelajari Office Politics. At least, bisa belajar bagaimana caranya mengemukakan pendapat saat meeting, bagaimana caranya mencari ide-ide kreatif yang tidak kalah dari rekan lain dikantor, bagaimana caranya bersosialisasi dengan lebih baik lagi kepada orang-orang disekitar, dll.

Yang pasti udah dapat 1 manfaat yang diluar dugaan, terpaksa belajar bawa mobil sendiri dijalan raya. Yah, secara dari dulu gw selalu naik angkot atau kendaraan umum lainnya, mungkin aja di masa yang akan datang gw bakal punya kesempatan memiliki mobil mercy, khan sayang klo gak bisa mengendarai sendiri ahahahaha.

Advertisements

4 thoughts on “Office Politic

  1. Ampun bos.. lama tak bersua.. dah gak di siemens lagi ya?.

    Office Politics… hmmm beruntung saya kerjanya di perusahaan kecil, kota kecil di Indonesia pula, persaingan dan cari muka ke atasan gak ada (atau hampir gak ada)

  2. “Jika sakit, dibayar 100%. Istri sakit, diganti 100%. Anak sakit, diganti 100%.”

    buset syid..istri anak lu langsung diganti baru kalo sakit? wah..anak mah jangan..tapi kalo istri diganti baru..maooo =))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s