Moslem Identity

Banyak yang sering bertanya kenapa gw pelihara jenggot, bahkan istri gw jg bilang jadi keliatan lebih tua. Oke, gw gak bs bohong klo ini gak disengaja, dan gw juga gak bisa bohong klo ini bkn salah satu cara menunjukan klo gw seorang muslim. Sering juga terdengar omongan yang ditujukan kepada mereka-mereka yang menunjukan identitas sebagai seorang muslim dengan cara memelihara janggut, menggunakan celana panjang yang dilipat bawahnya sampai diatas mata kaki, menggunakan kopeah putih kemana-mana, dsb bahwa orang-orang seperti ini disebut sok eksklusif, sok beda dari yang lain dan ingin disebut sebagai muslim sejati.

Well, gw jelas bukan termasuk bagian muslim sejati, walaupun sampai saat ini masih terus-terus an di hinggapi rasa iri setiap kali melihat rekan-rekan muslim lain yang lebih baik ketakwaannya, apalagi jika baca novel-novel nya habiburahman, rasanya betul-betul iri dan ingin menjadi seperti itu. Namun pemeliharaan bentuk fisik yang bisa menunjukan identitas sebagai muslim perlu dilakukan. Mungkin di Indonesia yang 80% lebih penduduknya beragama islam hal tersebut tidak terlalu dirasakan penting, karena artis seperti dewi persik yang dengan bangganya mempertontonkan bentuk tubuhnya serta memamerkan keseksian badannya kepada orang lain setiap hari pun seorang muslim. Intinya, identitas muslim atau non-muslim tidak begitu bermasalah di Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Namun di luar negeri terutama di wilayah yang perbedaan antara muslim dan non-muslimnya cukup signifikan tentu hal ini akan menjadi keunikan tersendiri. Di tanzania perbandingan antara muslim dan non-muslim adalah 60%/40%. Walaupun lebih banyak penduduk muslim (terutama di zanzibar yang 95% muslim) namun gaya hidup di kota besarnya seperti dar-es-salaam lebih condong ke negara-negara eropa. Karena di kota-kota besar inilah banyak pendatang dari negara asing terutama eropa. Di lingkungan gw rasanya udah biasa minum wine, heineken, makan daging babi (pork), breakfast yang campuran antara sandwich dan daging babi, dll. Mungkin di negara seperti USA atau French jika seseorang menunjukan identitas kemuslimannya justru akan menjadi masalah, well…you know…disebut teroris lah, pembunuhlah, dsb. Tapi di negara lain mungkin tidak demikian, seperti contohnya di tanzania ini. Kita bisa lihat apakah dia seorang muslim atau bukan dari identitas fisik nya, misalnya sering memakai kopeah, atau memelihara janggut, memakai pakaian muslim yang tertutup, dsb.

Udah beberapa hari ini gw menikmati breakfast dengan French Toast, isinya roti yang dicampur dengan keju dan tomat serta daging. Hari pertama rasanya enak banget, tapi hari berikutnya gw rasa ada yang kurang. Hari berikut nya juga gw rasa ada yang kurang dibandingkan hari pertama. Karena merasa ada yang kurang akhirnya hari berikutnya gw coba menu lain, spanish omelette. Cuma telor dadar standar yang dicampur dengan cabe rawit (istri gw jg bisa buatnya haha). Nah, hari ini gw coba lagi French Toast, dan ternyata sebelum dihidangkan sang pelayan tanya sama gw, “would you like French Toast with beacon?”. Gw sempat bingung apa pula itu beacon, berikutnya dia bilang bahwa beacon adalah ‘pork’. Jelas gw bilang enggak. Dan kemudian French Toast dihidangkan.

Sesaat gw baru berpikir, “ah…itu dia yg jadi masalah”. Ternyata mungkin (mungkin!!!) hari pertama itu French Toast nya dicampur dengan daging beacon, makanya rasanya lain. Tapi mungkin hari berikutnya orang restaurant tersebut sadar klo gw muslim (mungkin…dari penampakan gw) dan menghilangkan menu beacon tersebut dari French Toast. Dan hari ini pelayan nya baru bertanya apakah gw ingin dicampur dengan daging babi tersebut atau tidak. Well, yang pasti French Toast memang agak kurang jika tanpa irisan daging. Setiap breakfast ada semacam meja prasmanan yang menyediakan beberapa jenis daging, dan gw tanya si pelayan daging apa saja itu sekalian untuk belajar membedakan daging babi dengan daging lainnya. Setelah dijelaskan oleh pelayan, gw jadi tau klo daging babi itu warnanya lebih terang, warna coklatnya lebih muda. Sedangkan daging sapi yang biasa disebut ‘beef’ dagingnya lebih berwarna coklat tua.

French Toast yang ditambah beef juga enak kok, apalagi ditambah sedikit pepper. Walaupun begitu, tetap ada kemungkinan hari pertama gw makan daging beacon itu. Dan yup, sudah bercampur dengan darah dan daging dlm badan. Tapi karena tidak tau, semoga saja masih dimaafkan oleh Allah. Lain kali setiap ada menu daging rasanya harus dikonfirmasi dulu ini jenis daging apaan.

Advertisements

7 thoughts on “Moslem Identity

  1. Identitas muslim…itu penting. Sudah om rasakan kan?Klo identitasnya terlihat jelas, maka orang akan melayani sebisa mungkin dengan selera orang muslim

    Saya setuju klo identitas muslim itu harus juga terlihat secara fisik, seperti gambaran di atas. Kebaikan(atribut) fisik lahir dari jiwa yang baik(dari fikiran dan niatan yg baik, maka tampilan/perbuatan akan baik), itu saja. Dan itu konsep islam. Bukan pemisahan(dualisme).

    Contoh org yg sakit: Artis biasanya berkata “biar seksi asalkan hatinya suci” ,”Biar gak nutup aurat yg penting gak ngeres”. Atau “hati saya ada di Makkah, tetapi otak saya di chichago”…Atau (lagi) “I slept with her but my heart is with you” .

    Dah dl, entar disangka nyeramahin πŸ™‚

  2. Aku mengaku Muslim.. tapi yahh beginilah aku, gak cocok pake jenggot, pake kopiah juga keliatan agak lucu (tambah bulet) ahh biarlah aku tegakkan dulu sholatku dan amal ibadah lainnya, soal identity, biarlah menjadi urusanku dengan Allah langsung πŸ™‚

    salam bro..

  3. yeah.. emang perlu sih, tapi orang-orang muslim di indonesia sendiri masih belom terbiasa..

    dulu pulang kampung jenggotku mesti dipotong (karena gak pernah dipangkas habis) takutnya emak kaget anaknya jadi kek teroris.. πŸ˜€

    mestinya bangga jadi muslim dan bisa menunjukkan kalo muslim itu tidak seperti orang umum atau yang media gambarkan (teroris, bikin bom, dsb) karena emang gak pernah diajarin kek gitu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s