Mudik & Fresh Look

Akhir nya…diperbolehkan pulang kampuang oleh si bos di pakistan, tapi dengan syarat tanggal 17 Oktober setelah lebaran udah harus balik lagi ke pakistan karena mesin yang akan di commisioning sudah datang. Well, alhasil kemarin gw coba untuk re-schedule return ticket pesawat, untuk istri gak ada masalah karena batas waktu nya 3 bulan, jadi expire sampai tanggal 28 Oktober, tapi ternyata return ticket gw cuma 2 bulan. Dulu tiket istri harus di tanggung sendiri, sedangkan ticket gw ditanggung perusahaan, jadi beli nya terpisah.

Setelah coba bicarakan dengan pihak SQ, diputuskan gw gak perlu beli tiket baru (ticket baru dari pakistan ke jakarta dengan transit di singapore makan Rs. 32.500, sekitar $541), gw bisa extend karena baru habis tanggal 28 September kemarin, jadi cukup di extend 3 hari sampai tanggal 1 Oktober. Cuma agak mengkuatirkan juga sih, karena harus di proses ke Jakarta dulu, dan nanti hari senin gw harus datang ke kantor SQ yang di lahore sini untuk menanyakan kepastian nya plus apakah kena charge untuk biaya extend nya. Hufh, semoga aja di reimburs oleh NSN nya :(.

Yang pasti, istri gw seneng banget bisa pulang, sejak hamil ngidam nya masakan indonesia, ikan asin…lontong padang…sate padang…dll. Yang klo di sini walaupun udah ubek-ubek kota lahore gak bakalan dapet, gw jadi kuatir sang baby ntar ngences terus karena emak nya ngidam gak kesampean (mitos…pasti cuma mitos!).

Gw juga sebetul nya udah pengen pulang dari kemarin-kemarin, karena kerjaan di sini gak jelas juga…kemarin itu tertunda karena gw harus test migrasi data pelanggan dari satu mesin yang udah overload (3.93 Juta pelanggan di salah satu mesin), kapasitas maksimal HLRi adalah 4 Juta pelanggan. So, klo data subscriber nya gak di migrasi bisa overload tuh mesin, apalagi lebaran penggunaan handphone membludak.

Mesin HLRi yang dipakai untuk nampung 3.9 Juta subscriber itu gw yg commisioning sekitar bulan april-mei kemarin, berdarah-darah juga commisioning nya, tuh mesin betul-betul gak standar. Jauh beda dengan yang lain, ditambah lagi arsitektur network nya juga aneh, plus mesin backup nya numpang dengan mesin lain. Sewaktu SUF (Software Update Framework) ke versi HLRi yang terbaru banyak masalah gara-gara gak standar, malah gw harus konfigurasi manual mapping device di unix nya untuk menentukan yang mana virtual harddisk, yang mana harddisk asli nya dengan mengacu pada alamat physical. Setelah di SUF pun ada masalah, mirroring nya failed selama 3 hari berturut-turut yang mengakibatkan mesin collapse.

Gw masih inget banget, setelah selesai membuat mesin nya on-air dengan tanpa tidur yang cukup selama lebih dari sebulan (gw sampe muak liat tuh mesin :P), kirain udah santai. Ternyata masih diganggu juga malam-malam oleh pihak operator yang bilang mesin nya down, jadi harus ke site…telp berdatangan dari segala penjuru, tekanan mengalir dari manager-manager baik dari operator (telenor) ataupun NSN sendiri, harus koordinasi dengan developer dari sisi software maupun hardware di German dan India. Waktu itu semua juga bingung kenapa mesin nya gak stabil, dan yang paling parah gw tersangka utama karena gw yang pasang mesin nya hehe. Tapi ternyata masalah dari developer nya, mesin baru ini menggunakan tipe harddisk yang baru (LAN based), jadi waktu SUF ada satu script yang kurang kompatible, setelah diperbaiki baru selesai masalah.

Sejak awal sampe sekarang mesin HLRi7 ini selalu bermasalah, sampai akhir nya diputuskan harus melakukan split data sehingga subscriber di HLRi7 gak membludak (dibagi ke mesin lain). Tapi masalah belum selesai, orang telenor bagian planning melakukan kesalahan saat planning data subscriber, yang inti nya mengakibatkan data subscriber di HLRi7 tidak bisa di split ke mesin lain karena data IMSI plus MSISDN nya tidak standar (berurutan), jadi akan mengakibatkan masalah dalam proses routing SS7 nya.

Berdasarkan info yang gw terima, ada cara untuk memperbaiki nya, tapi efek nya telenor harus mengganti sim card untuk 80 rebu subscriber (diumumkan di koran, bagi yang mempunyai simcard dengan no hp blablabla silakan datang ke kantor telenor untuk menerima simcard baru), GILA!!!!. Gw kmrn sih cuma melakukan testing untuk melakukan test migrasi tersebut karena untuk split ini HLRid yang digunakan 4 digit, sedangkan tools nya hanya bisa menampung 3 digit. Namun pihak developer mengatakan tools tersebut menggunakan oracle sehingga bisa indexing dan filtering dengan baik, jadi bisa untuk berapa digit put, so…gw menghabiskan waktu 2 minggu tertahan di sini cuma untuk testing itu ajah.

Setelah selesai testing dan berhasil (gak lngsng berhasil, krn gw ceroboh waktu restart servis oracle di solaris nya jadi 2 servis laen jatooooh hehehe), gw baru denger dari pihak managemen telenor gak setuju dengan solusi ini karena mengganti 80 rebu kartu pelanggan itu gak gampang, dan akan membuat telenor tercoreng muka nya. So, sia-sia aja gw melakukan testing :(.

Dan sampe skrng blm ada solusi, gw gak berani membayangkan apa yang terjadi dengan HLRi7 saat lebaran nanti, bakal mampus tuh mesin handle 3.9Jt pelanggan plus seluruh trafik nya.

Hufh, ya sudah lah…smg besok perjalanan lancar dan dipermudah oleh Allah, dan selasa sudah bisa menikmati masakan emak gw dech.

Oh iya, dari tadi gw iseng-iseng doank di internet plus iseng-iseng memperbaiki tampilan OS X Macbook. Dapat info jg dari pak Budi Rahardjo ttg adium, multi protocol chat client di os x, so langsung gw coba install. Here’s the snapshot:

Desktop Snapshot OSX       Desktop - OSX 2

Advertisements

4 thoughts on “Mudik & Fresh Look

  1. Hehe, yoi…mksd nya bkn cm ganti themes osx, tp juga coba-coba themes add-on dari firefox :P.

    balik ke cilegon, home sweet home…

  2. “sejak hamil ngidam nya masakan indonesia, ikan asin…lontong padang…sate padang…dll”
    ——— quote ——————————————

    Mbuahahahha, keyen sekali, Goto JOgja Again, biar di Ajak anak2 Jorok ke Bungo Palo (katanya sip tu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s