[sec-tools]Firefox + TOR

Akhir-akhir ini di beberapa tempat cukup banyak juga bisa kita temukan pembahasan tentang privasi saat berselancar di internet. Mulai dari informasi tentang IP Address milik kita, hingga kata-kata yang sering kita gunakan untuk searching via google, plus website yang sering kita kunjungi. Bagi para netter yang tidak peduli dengan masalah ini, adanya kemampuan analisis dari mesin-mesin di internet yang selalu mengintai kita saat berselancar adalah hal yang sepele, tapi jika dikaji lebih dalam…ini adalah hal yang menakutkan.

Ada banyak hal-hal berbahaya selama kita berselancar di internet yang dapat mengintai kita kapan saja, terutama jika menggunakan mesin windows. Malware, adware, virus, worm, dll adalah hal yang biasa mengganggu para pengguna windows. Namun apa para pengguna non-windows lebih aman?tidak juga. Ada hal lain yang lebih serius dan lebih berbahaya, yaitu analysis terhadap data kita selama berselancar di internet. Satu hal yang sering menjadi bahan perbincangan adalah Google.

Google menawarkan banyak fitur, dan fitur-fitur tersebut pada awal nya ditujukan bagi para developer. Ambil contoh, google analytics yang saat ini bisa kita temukan hampir disetiap website (yup, noscript saya hampir selalu memunculkan alert ini tiap buka web). Awal nya google analytics merupakan fitur yang digunakan oleh para developer untuk mencari tahu seberapa banyak orang yang membuka website nya, sebanyak apa dan bagaimana statistic nya para pengunjung saat membuka website tersebut. Informasi ini sangat berguna bagi perusahaan yang memiliki website.

Namun efek dari fitur ini adalah bertambah nya metode google untuk mengumpulkan berbagai macam informasi tentang para pengguna internet, dan salah satu nya adalah dapat digunakan untuk mengumpulkan data-data yang bersifat privasi. Ambil contoh, mulai dari email (gmail), social network (orkut), search keyword (google search engine), hingga script-script fitur dari google yang bertebaran hampir di semua dynamic website saat ini. Dengan begitu, google bisa tahu isi email kita, identitas pribadi yang biasa nya dibuka pada situs social network (orkut, friendster, myspace), jenis kata-kata yang sering kita search (pornografi, IT, underground, dll), hingga website-website yang sering kita kunjungi (via cookies/google-analytics). Dan jika kita sadar, informasi ini jika di olah dengan engine dan algoritma yang sangat baik akan menghasilkan data yang luar biasa mahal nya.

Untuk itulah, banyak yang melakukan riset tentang bagaimana cara yang aman saat berselancar di internet. Metode-metode ini sebenar nya bisa di pecah beberapa layer, namun untuk kali ini dibagi jadi 2 layer, yaitu network dan aplikasi.

Pada layer network, kita bisa menggunakan tools-tools anonymity. Ada berbagai macam seperti steganos, your-freedom, tor dll. Tapi dari semua, saya menyarankan menggunakan tor. Selain masalah pada design tor-exit-node nya yang saya singgung di blog sebelum nya, tor merupakan tools yang luar biasa untuk anonymity. Ditambah lagi, tor opensource dimana semua orang bisa bebas pakai. Yang paling penting, untuk masalah metode enkripsi dan track obfuscator nya tor masih yang terbaik. Ini dapat digunakan untuk mengacak IP address kita saat berselancar di internet, sehingga mempersulit analysis terhadap posisi kita saat berselancar.

Untuk sisi aplikasi, browser yang di claim paling aman adalah Mozilla Firefox. Browser opensource dengan kemampuan customizeable ini memiliki cukup banyak add-on yang merupakan sumbangan dari third-party untuk menjaga anonymitas kita saat berselancar di internet. Saya ambil add-on yang bisa digunakan untuk menjaga anonymity dari situs tssci security. Berikut ini 8 add-on yang dapat dimanfaatkan untuk melindungi privasi kita di internet:

 

  1. Ad-block plus
  2. CS lite
  3. FoxyProxy
  4. LocalRodeo
  5. RefControl
  6. Noscript
  7. SafeCache
  8. SafeHistory

Dengan menggunakan kombinasi Tor untuk level network, dan Firefox plus add-on nya untuk level aplikasi, aktivitas kita selama di internet akan terjaga anonymitas nya. Oh iya, untuk tor kita juga bisa kok definisikan tor-exit-node nya sesuka kita, jadi kita bisa pilih kira-kira mana yang aman. Untuk mempermudah bisa gunakan torK, program untuk KDE di linux.

So, happy safe surfing!

Advertisements

4 thoughts on “[sec-tools]Firefox + TOR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s